Tim SAR Gabungan Dikerahkan Cari Bocah Hanyut di Kali Ciliwung
TEMPO.CO | 08/03/2020 00:54
Ilustrasi orang hanyut. shutterstock.com
Ilustrasi orang hanyut. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari seorang bocah hanyut dan tenggelam di Kali Ciliwung pada Sabtu, 8 Maret 2020. Bocah laki-laki berusia 9 tahun, Refano dilaporkan tenggelam dan terseret arus Kali Ciliwung saat bermain bersama sejumlah temannya di aliran sungai itu.

Humas Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatam Dedet Mulyadi mengatakan lokasi korban tenggelam berada di Kali Ciliwung, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. "Saat kejadian teman-temannya melihat korban tiba-tiba masuk ke dalam air dan tenggelam," kata Dedet di Jakarta, Sabtu.

Korban bermain dengan teman-temannya di Kali Ciliwung pada pukul 11.40. Saksi mata yang sedang memancing di lokasi kejadian melihat jelas saat korban terseret arus sungai.

Dari keterangan saksi tersebut tim SAR gabungan PMI, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Polisi dan relawan melakukan pencarian. Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai menggunakan dua perahu karet.

"Pencarian dilakukan hingga pukul 20.00. Karena kurangnya pencahayaan, pencarian dilanjutkan esok hari," kata Dedet.

Sementara itu, kedua orang tua korban Bayti dan Hikmah berharap tim SAR segera menemukan putranya yang tenggelam, dan berdoa demi keselamatannya.

"Orang tuanya syok, berharap anaknya segera ditemukan," kata Dedet.

Peristiwa bocah hanyut tenggelam di kali kerap terjadi di wilayah Jakarta Selatan. Awal Februari lalu seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun bernama Muhammad Irsyad hanyut di Kali Pesanggrahan hingga kini jasadnya belum ditemukan. Di penghujung 2019, bocah laki-laki berusia empat tahun bernama Muhammad Irsad Nucahya ditemukan meninggal setelah hanyut terbawa arus Kali Ciliwung.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT