Bocah 8 Tahun di Kanada Dapat Hadiah Ganja dari Turnamen Hoki
TEMPO.CO | 07/03/2020 22:00
Sejumlah selembaran yang membahas ganja dan setoples ganja dijajakan dalam perayaan 4/20 di Vancouver, Kanada, 20 April 2017. REUTERS/Jason Redmond
Sejumlah selembaran yang membahas ganja dan setoples ganja dijajakan dalam perayaan 4/20 di Vancouver, Kanada, 20 April 2017. REUTERS/Jason Redmond

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang kakek di Kanada marah setelah mengetahui cucu lelakinya yang berusia 8 tahun memenangkan produk ganja senilai US$ 200 atau Rp 2,8 juta dari turnamen hoki.

Keith Redl dari British Columbia mengatakan kepada CTV News di Toronto bahwa cucunya, yang bermain di liga hoki muda, telah mengikuti undian untuk memenangkan hadiah.

"Setiap tim biasanya bertanggung jawab untuk menempatkan keranjang hadiah atau paket hadiah bersama dengan nilai minimum US$ 50 (Rp 700 ribu)," kata Redl, dikutip dari Fox News, 7 Maret 2020. "Dan kemudian apa yang mereka lakukan adalah mereka memiliki pengaturan besar dan mereka memiliki kantong kertas yang ditempel di depan masing-masing hadiah ini."

Hadiahnya, kata Redl, biasanya ditujukan untuk anak-anak. Cucu Redl telah memasukkan tiketnya ke dalam tas tertentu. Keluarganya kemudian diberitahu bahwa ia telah memenangkan ganja senilai US$ 200," kata Red.

Ini adalah salah satu foto dari paket hadiah ganja yang diberikan kepada cucu Keith Redl yang berusia 8 tahun di turnamen Hokson Creek Minor Hockey, yang mengira itu hanyalah cokelat.[Keith Redl/CTV News]

Sebuah foto yang diambil ayah anak itu menunjukkan berbagai perlengkapan ganja, termasuk cokelat yang mengandung ganja, alat pemantik api, dan rokok.

"Cucu saya mengira dia memenangkan hadiah besar," kata Redl. "Ayah, aku memenangkan cokelat!", Tidak, nak, ada obat-obatan buruk di dalam cokelat. Bagaimana Anda menjelaskan hal itu kepada seorang anak?"

Asosiasi hoki Dawson Creek Minor Hockey Association mengeluarkan pernyataan yang menjelaskan bahwa hadiah itu ditujukan untuk orang dewasa dan tidak pernah ada di tempat anak-anak.

"Produk tidak muncul di meja donasi, hanya foto dan daftar barang yang terkandung dalam keranjang," kata pernyataan itu, menambahkan bahwa pemenang undian telah diberi pilihan untuk tidak menerima hadiah.

Redl, seorang polisi selama 32 tahun, menyebut insiden ini konyol.

"Tidak ada tempat untuk narkoba di turnamen hoki anak-anak," katanya.

Dia mengatakan narkoba tidak boleh ada di acara olahraga apa pun, bahkan lebih menyedihkan jika dijadikan hadiah di sebuah acara yang ditujukan untuk anak-anak, terlepas dari apakah paket hadiah itu hanya diperuntukkan bagi orang dewasa.

Dawson Creek Minor Hockey Association (DCMHA) mengatakan bahwa mereka telah meninjau kebijakan prosedur standar untuk undian, dan tidak menemukan aturan apa pun yang melarang ganja sebagai hadiah undian.

"Bukan niat kami untuk mengecewakan peserta yang hadir di acara itu," kata organisasi tersebut. "Turnamen ini diselenggarakan oleh sukarelawan dan tujuannya adalah untuk memiliki turnamen yang menyenangkan dan mengumpulkan uang bagi DCMHA untuk memungkinkan hoki menjadi lebih terjangkau dan lebih inklusif."

Dawson Creek Minor Hockey Association mengatakan mereka menghormati keprihatinan Redl terkait hadiah ganja di turnamen hoki, dan memastikan akan memperbarui kebijikan mereka sesuai dengan kebijakan pemerintah.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT