Ma'ruf Amin: Umrah Tidak Boleh Disetop
TEMPO.CO | 28/02/2020 05:32
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin. ANTARA/Aditya Pradana Putra
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin. ANTARA/Aditya Pradana Putra

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap pemerintah Arab Saudi bisa segera membuka akses kepada jemaah Indonesia untuk melakukan umrah. Terlebih hingga kini tidak terbukti bahwa ada warga negara Indonesia yang terpapar Virus Corona.

"Saya kira umrah tidak boleh disetop, ini kan sementara," ujar Ma'ruf Amin seperti dikutip dari siaran pers, Kamis, 27 Februari 2020.

Meski begitu, Ma'ruf menyebutkan harapannya agar Indonesia tidak masuk daftar negara yang warganya sementara dilarang masuk ke wilayah Kerajaan Arab Saudi karena khawatir membawa virus tersebut. "Kalau alasannya itu virus Corona, kita kan tidak terpapar. Mestinya tidak terkena embargo, lah," katanya.

Ma'ruf menjelaskan bahwa Duta Besar Indonesia untuk Saudi Arabia saat ini sedang mengusahakan agar jemaah umrah Indonesia menjadi tidak termasuk dalam daftar yang dilarang oleh Pemerintah Saudi Arabia.

Terkait beberapa WNI yang tertahan di Bandara King Abdul Aziz, Ma'ruf menjelaskan bahwa Indonesia berusaha melakukan negosiasi agar jemaah yang sudah tiba dapat tetap melaksanakan umrah dan yang belum berangkat juga jangan dihentikan proses keberangkatannya.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menetapkan untuk menyetop izin kunjungan ibadah umrah dan akses ke makam Nabi Muhammad di Madinah untuk sementara akibat wabah COVID-19 yang kian meluas.

BISNIS


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT