Polisi Cek CCTV Terkait Perusakan Aeon Mall Jakarta Garden City
TEMPO.CO | 26/02/2020 02:43
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pascapenyerangan AEON Mall di komplek Jakarta Garden City (JGC), Cakung, Jakarta Timur, Selasa, 25 Februari 2020. Dalam video yang beredar di media sosial, warga menggeruduk AEON Mall dan melemparinya d
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pascapenyerangan AEON Mall di komplek Jakarta Garden City (JGC), Cakung, Jakarta Timur, Selasa, 25 Februari 2020. Dalam video yang beredar di media sosial, warga menggeruduk AEON Mall dan melemparinya dengan batu serta pembatas jalan. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian masih memeriksa rekaman dari beberapa CCTV terkait aksi massa yang merusak sejumlah fasilitas di AEON Mall Jakarta Garden City, Jakarta Timur, Selasa, 25 Februari 2020.

"Sedang kami dalami semua. Rekaman-rekaman CCTV sedang kami periksa," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian di AEON Mall JGC, Selasa.

Olah TKP awal juga memastikan ada perusakan yang dilakukan oleh pengunjuk rasa. "Jelas ada perusakan yang dilakukan secara bersama," kata Arie.

Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Arie Ardian di AEON Mall, Cakung, Jakarta Timur, Selasa, 25 Februari 2020. Tempo/M Yusuf Manurung

Arie kemudian merinci sejumlah fasilitas di AEON Mall yang dirusak oleh massa pengunjuk rasa.

"Ada beberapa yang dirusak, antara lain, kaca di dua konter, terus gate parkir dan pos parkir. Terus juga trafic cone juga ada yang dirusak, pagar ada yang dirusak," ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto memperkirakan AEON Mall Jakarta Garden City, Jakarta Timur, menderita kerugian hingga ratusan juta rupiah. "Mungkin ratusan juta," kata Suyudi.

Kepolisian juga menangkap satu orang pascakericuhan di AEON Mall. "Pelaku sudah diamankan satu orang," kata ujar Suyudi.

Mengenai peran pelaku yang ditangkap, Suyudi mengatakan perannya masih didalami oleh petugas. "Masih kita dalami. Yang jelas dia terlibat," katanya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT