Pasangkayu Menuju Bebas Penyakit Kaki Gajah
TEMPO.CO | 23/02/2020 01:00
Kepala Seksi P2PM Dinkes Pasangkayu, A. Eva Sawanti, dalam kegiatan OJT Survei Penilaian Penularan Flariasis, Senin, 10 Februari 2020.
Kepala Seksi P2PM Dinkes Pasangkayu, A. Eva Sawanti, dalam kegiatan OJT Survei Penilaian Penularan Flariasis, Senin, 10 Februari 2020.

INFO NASIONAL — Pemkab Pasangkayu terus berupaya meningkatkan mutu kesehatan masyarakatnya. Salah satunya melakukan pencegahan dini penyakit kaki gajah (filariasis).

Kepala Seksi P2PM Dinkes Pasangkayu, A. Eva Sawanti, mengatakan dalam upaya pencegahan dini filariasis, pihaknya telah melakukan beberapa tahapan pencegahan. Dimulai dari pemberian obat pencegahan massal (POPM), hingga melakukan filariasis test yang dilakukan secara bertahap pula.

“Jadi setelah melakukan POPM, kami melakukan filariasis test di beberapa desa beberapa waktu lalu, yang dilakukan secara random (acak). Alhamdulillah hasilnya semua negatif,” ucapnya saat kegiatan OJT Survei Penilaian Penularan Flariasis, Senin, 10 Februari.

Untuk filariasis test tahap selanjutnya, menurut Eva, pihaknya akan menyasar siswa sekolah dasar (SD). Rencananya akan dilakukan di 30 SD yang ada di Kabupaten Pasangkayu.

“Jadi sebelumnya, filariasis test sudah dilakukan pada orang dewasa, kini akan dilakukan pada anak-anak. Saya berharap hasilnya pun negatif, sehingga Pasangkayu nantinya bisa menjadi daerah yang negatif filariasis,” katanya. (*)


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT