Dampak Virus Corona, Penumpang Bandara Ngurah Rai Turun 16 Persen
TEMPO.CO | 16/02/2020 20:58
Warga Negara Indonesia (WNI) usai menjalani masa observasi selama 14 hari terkait virus corona di Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Natuna, tiba di Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Sabtu, 15 Februari 2020. Pemerintah melalui Kemente
Warga Negara Indonesia (WNI) usai menjalani masa observasi selama 14 hari terkait virus corona di Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Natuna, tiba di Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Sabtu, 15 Februari 2020. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan secara resmi telah memulangkan 238 WNI ke daerah masing-masing karena telah dinyatakan sehat. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Pergerakan penumpang pesawat yang melalui Bandara Ngurah Rai Denpasar, Bali, tercatat mengalami penurunan sebesar 16,25 persen dalam kurun waktu dua minggu di awal Februari tahun 2020. Merosotnya jumlah penumpang itu salah satunya akibat penyebaran wabah COVID-19, nama resmi virus Corona, yang terjadi sejumlah negara lain.

"Pastinya penurunan jumlah penumpang ini khususnya di rute penerbangan internasional, salah satunya disebabkan dari dampak penyebaran virus Corona," ujar Communication and Legal Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Arie Ahsanurrohim, di Mangupura, Ahad, 16 Februari 2020.

Arie menjelaskan, pergerakan penumpang keseluruhan baik domestik maupun internasional tercatat sebesar 739.553 orang. Jumlah tersebut melorot 16,25 persen jika dibandingkan dengan catatan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari data selama periode tersebut, Arie menjelaskan, tercatat keseluruhan pergerakan penumpang penerbangan rute internasional di Bandara Ngurah Rai berjumlah 408.525 orang. "Jumlah penumpang internasional yang berangkat selama periode itu tercatat sebanyak 205.844 orang sementara penumpang yang tiba mencapai 202.681 orang penumpang" jelas Arie.

Sementara untuk pergerakan penumpang rute domestik dalam dua minggu awal bulan Februari tersebut tercatat mencapai 331.028 orang penumpang. "Itu terdiri dari penumpang keberangkatan domestik mencapai 158.556 orang penumpang ditambah penumpang kedatangan domestik tercatat sebanyak 172.472 orang penumpang," Arie menambahkan.

Terhitung sejak Rabu 5 Februari 2020 lalu, Bandara Ngurah Rai  secara resmi telah menghentikan sementara rute penerbangan dari dan menuju Cina daratan, hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian. Kebijakan itu untuk menindaklanjuti arahan Presiden, Menteri Luar Negeri serta Menteri Perhubungan terkait penghentian sementara operasional penerbangan dari/ke Cina daratan.


ANTARA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT