Valentine, Laki-laki di Rusia Buktikan Cinta Dikubur dalam Es
TEMPO.CO | 16/02/2020 07:00
Oleg Rezanov, mantan tentara yang mengubur dirinya dalam es di hari Velentine, 14 Februari 2020, untuk membuktikan cintanya pada istrinya. Sumber: Yevgeny Sofroneyev/TASS/mirror.co.uk
Oleg Rezanov, mantan tentara yang mengubur dirinya dalam es di hari Velentine, 14 Februari 2020, untuk membuktikan cintanya pada istrinya. Sumber: Yevgeny Sofroneyev/TASS/mirror.co.uk

TEMPO.CO, Jakarta - Oleg Rezanov, mantan tentara membuktikan cintanya pada istrinya, Iriana, pada hari Valentine, 14 Februari 2020, lewat sebuah tindakan yang aneh. Rezanov berbaring di dalam sebuah peti es selama 13 menit dengan suhu minus 32 derajat   

Dikutip dari mirror.co.uk, dalam melakukan aksinya itu, Rezanov hanya mengenakkan celana pendek warna emas. Mula-mula dia berbaring di tanah yang penuh salju sebelum tubuhnya ditutup lebih banyak serpihan es. Rezanov lalu dikelilingi oleh lingkaran berbentuk hati (love), yang dengan cepat langsung membeku.    

 

Oleg Rezanov, mantan tentara yang mengubur dirinya dalam es di hari Velentine, 14 Februari 2020, untuk membuktikan cintanya pada istrinya. Sumber: Yevgeny Sofroneyev/TASS/mirror.co.uk

Seorang staf dari kementerian gawat darurat Rusia memantau aksi ini di lokasi kejadian. Ketika Rezanov dikeluarkan dari kuburan es, dia tidak bisa berbicara dan hanya gemetaran. Beruntung dia masih bisa berjalan untuk segera menghangatkan tubuhnya. 

“Saya menarik nafas dua kali sebelum mereka mengubur saya. Setelahnya, saya tidak ingat apa-apa. Saya hanya mendengar suara yang terasa sangat jauh, namun ketika mereka mengatakan 12 menit, saya bisa mendengarnya jelas. Saya cukup puas dengan hasilnya,” kata Rezanov.    

Rezanov mengatakan tak ada yang mempercayainya kalau hal ini bisa dilakukan, dia sendiri bahkan sempat ragu. Namun dia menguji diri sendiri dan mempelajari apa yang bisa dicapai seorang manusia. 

“Saya ingin memahami siapa diri saya, mengapa saya disini dan seperti apa jalan masa depan saya,” kata Rezanov. 

Menurut Rezanov, tindakan yang telah dilakukannya ini memberikan padanya sebuah pemahaman tentang siapa dia dan dia merasa 15 tahun lebih muda. Dia pun berharap dingin bisa memberikannya keabadian. Sebab dingin adalah salah satu kunci keabadian.   

“Jika Anda pandai menguasai dingin, lapar dan bergerak, maka Anda bisa menjadi abadi,” kata Rezanov, saat ditanya mengapa dia melakukan ini pada hari Valentine, yang juga bertepatan dengan ulang tahunnya. Rezanov mengklaim sudah mengantongi 11 rekor dunia sebelum melakukan aksinya itu.  


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT