Kisah Anjing Selamatkan Tuannya dari Kanker Payudara
TEMPO.CO | 15/02/2020 16:00
Linda Munkley bersama dua ekor anjingnya, Bea dan Enya, yang mengendus kalau tuannya itu terkena kanker payudara. Sumber: real-fix.com
Linda Munkley bersama dua ekor anjingnya, Bea dan Enya, yang mengendus kalau tuannya itu terkena kanker payudara. Sumber: real-fix.com

TEMPO.CO, Jakarta - Linda Munckley, 65 tahun, mulai melakukan pemeriksaan benjolan pada payudaranya setelah dua anjing peliharaannya menunjukkan sikap aneh. Munckley berasal dari kota Wales, Inggris dan hewan peliharaannya adalah anjing jenis German shepherds. 

“Saya punya total empat anjing jenis German shepherds, di antaranya Bea yang berusia 5 tahun dan Enya, 3 tahun. Suatu hari saya sedang duduk di sofa, lalu Bea melompat ke arah saya dan mulai mengendus secara intensif dan menyundul-nyundulkan kepalanya ke area payudara saya. Bea tidak pernah melakukan hal ini sebelumnya, jadi ini sungguh tidak biasa. Namun ketika itu, saya berfikir tidak ada apa-apa,” kata Munckley.           

Linda Munkley dan anjing peliharaannya Bea dan Enya. Sumber: real-fix.com

Dikutip dari ndtv.com, Munckley mulai curiga ketika perilaku anjingnya ini mulai diulang terus-menerus. Anjing peliharaannya itu terus menyundul kepalanya ke area payudaranya selama berbulan-bulan. 

“Bea secara terus-menerus melakukan hal itu, hampir setiap hari. Dia akan melompat ke arah saya dan mengendusi area payudara saya hingga saya memutuskan saya tidak bisa membiarkan dia melakukan hal ini terus,” kata Munckley.   

Setelah dua bulan anjingnya berperilaku tak biasa, Munckley, pun akhirnya melakukan pemeriksaan ke dokter agar mencek dan menganalisa benjolan yang ada di payudaranya. Munckley pun dalam pemeriksaan itu melakukan mammogram dan terkonfirmasi benjolan itu tumbuh dengan cepat atau bagian dari kanker payudara. Kanker itu rupanya sudah menyebar ke kelenjar getah bening.

Setelah diagnosa itu, anjing Munckley yang bernama Enya, mulai berperilaku seperti Bea. Dia mengendus-endus payudara tuannya dan berputar-putar di dekatnya secara terus-menerus. 

Munckley saat ini sudah sukses menjalani terapi untuk mematikan sel-sel kankernya setelah melakukan kemoteraphi yang ketiga. Perilaku aneh anjingnya pun sudah berakhir. Munckley menceritakan pada dokter yang merawatnya soal perilaku anjing-anjingnya dan itu membuat dokter terkagum-kagum. 

Munckley pun berterima kasih pada anjingnya karena dinilai telah menyelamatkannya. Perilaku aneh anjing-anjingnya itu telah membuatnya terdorong mencek benjolan di payudaranya sehingga kanker bisa terdeteksi lebih awal, yang artinya bisa ditangani dengan baik. Menurut Medical News Today, anjing bisa mengendus penyakit tertentu, termasuk kanker.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT