Cegah Virus Corona, AP II Prioritaskan Pengawasan di 3 Bandara
TEMPO.CO | 27/01/2020 20:29
Petugas karantina kesehatan Indonesia menunggu penumpang di titik penyaringan panas di terminal kedatangan internasional Bandara Soekarno Hatta di Jakarta, 21 Januari 2020. Virus Korona telah dinamakan secara teknis 2019 Novel Coronavirus atau 2019-nCoV.
Petugas karantina kesehatan Indonesia menunggu penumpang di titik penyaringan panas di terminal kedatangan internasional Bandara Soekarno Hatta di Jakarta, 21 Januari 2020. Virus Korona telah dinamakan secara teknis 2019 Novel Coronavirus atau 2019-nCoV. Sejauh ini sekitar 300 orang dinyatakan terkena virus itu. REUTERS/Willy Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Terkait pencegahan meluasnya virus corona, ke Indonesia, PT Angkasa Pura II memprioritaskan pengawasan pada tiga bandara. Dari total 19 bandara yang dikelola, ketiga bandara itu yang menjadi fokus AP II dalam mengantisipasi penyebaran virus corona di Indonesia.

Direktur Utama Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin mengatakan ketiga bandara tersebut adalah Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Bandara Kuala Namu Medan.

"Saat ini, antisipasi virus corona memang untuk semua bandara, tetapi prioritas kami pada tiga bandara tadi," katanya dalam Rakor Upaya Preventif Penularan Virus Corona di Jakarta, Senin 27 Januari 2020.

Khusus Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, kata Awaluddin, pergerakan pesawat menuju Cina mencapai 34 kali per hari. Adapun, jumlah penumpang rata-rata 5.000 orang per hari.

Namun ia memastikan, bandara yang dikelola AP II tidak ada yang memiliki rute penerbangan langsung ke Wuhan, Cina. Adapun 13 destinasi penerbangan baik berjadwal, tidak terjadwal, maupun jet pribadi ke sejumlah kota di Cina diwaspadai.

Sampai saat ini, AP II telah melakukan koordinasi yang ketat dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) terkait dengan setiap laporan 19 bandara. Thermal scanner guna mendeteksi suhu tubuh penumpang pesawat juga sudah dipasang di setiap bandara dilengkapi dengan petugas.

Selanjutnya, koordinasi dengan Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengenai adanya instruksi penutupan rute penerbangan. Terakhir, Angkasa Pura II melakukan sosialisasi pihak internal untuk menggunakan masker saat bertugas di bandara internasional guna menghindari kemungkinan tertular virus corona.

BISNIS

 

REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT