Bang Japar Dukung Demo Anies Lengser Sampai 2024
TEMPO.CO | 16/01/2020 09:36
Anggota DPR RI dari DKI Jakarta, Fahira Idris (baju putih) ikut hadir dalam acara penyaluran bantuan kemanusiaan untuk korban banjir Jakarta oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Kantor Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu, 4 Januari 2020. Te
Anggota DPR RI dari DKI Jakarta, Fahira Idris (baju putih) ikut hadir dalam acara penyaluran bantuan kemanusiaan untuk korban banjir Jakarta oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Kantor Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu, 4 Januari 2020. Tempo/Fajar Pebrianto

TEMPO.CO, Jakarta - Organisasi Masyarakat Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) mendukung massa Suara Rakyat Bersatu, yang kontra terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, terus mengelar aksi unjuk rasa. "Silahkan saja demo tiap hari. Bahkan kalau perlu sampai 2024," kata Ketua Umum Bang Japar Fahira Idris melalui pesan singkat, Rabu, 15 Januari 2020.

Salah satu orator dalam aksi Suara Rakyat Bersatu dan Jakarta Bergerak, Dewi Tanjung, mengatakan aksinya akan terus dilakukan sampai di tingkat Kementerian Dalam Negeri hingga berhasil menurunkan Anies Baswedan dari jabatannya. Puluhan massa Suara Rakyat Bersatu menggelar unjuk rasa menuntut Anies mundur dari jabatannya karena belum bisa menanggulangi banjir di ibu kota.

Fahira menyatakan hanya akan terus memantau situasi massa yang kontra terhadap Anies. Bang Japar merupakan salah satu massa pendukung Anies yang pada Selasa, kemarin berunjuk rasa menjaga dan mengawal gubernur dari rongrongan massa yang menuntut mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu turun dari jabatannya.

Menurut Fahira, unjuk rasa massa yang kontra terhadap Anies hanya diikuti segelintir orang dan hanya ingin menyerang sosok pribadi. "Terlihat jelas kok memang tujuan menyerang Anies untuk memuaskan rasa benci."

Kata Fahira, demo massa yang kontra terhadap Anies hanya bentuk kekhawatiran mereka atas kemajuan pembangunan kesejahteraan dan infrastruktur fisik di ibu kota, serta deretan prestasi yang diraih Pemprov DKI Jakarta. "Makanya oleh mereka bencana banjir ini dijadikan komoditas untuk mendegradasi dan men-down grade kerja-kerja Pemprov DKI Jakarta dengan alasan yang mengada-ngada yang kental dengan nuansa kebencian," ujar anggota DPD DKI Jakarta ini.

Kehadiran Bang Japar di Balai Kota kemarin, kata dia, bukan aksi tandingan dari pihak-pihak yang menuntut Anies mundur. Bang Japar datang untuk memberi dukungan Pemprov DKI dan Anies agar fokus melaksanakan program-program penanggulangan banjir dan penanganan korban banjir.

Hampir semua ormas yang ikut aksi kawal dan jaga Balai Kota, sebut dia, adalah mereka yang turun langsung dalam penanganan banjir di berbagai titik Jakarta serta membantu warga. Fahira menyaksikan langsung kerja keras dan sungguh-sungguh Pemprov DKI selama penanganan banjir. "Wajar jika kami sampaikan aspirasi dukung Pemprov dan Gubernur Anies Baswedan karena kami menyaksikan sendiri kerja-kerja Pemprov," tutur Fahira Idris.

IMAM HAMDI


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT