Jabar Akan Bahas Rencana Relokasi Korban Longsor di Bogor
TEMPO.CO | 16/01/2020 09:58
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kab. Bogor, Rabu, 15 Januari 2020
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kab. Bogor, Rabu, 15 Januari 2020

INFO NASIONAL - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum memastikan, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat Kabupaten Bogor yang terdampak bencana tanah longsor.

“Apa yang diharapkan Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Bogor dan oleh masyarakat, untuk dirapatkan di tingkat Provinsi. Dan selanjutnya (hasil rapat) dilaporkan ke Pemerintah Pusat,” kata Uu saat meninjau Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Rabu, 15 Januari 2020.

Berdasarkan laporan Bupati Bogor, 11 desa di Kecamatan Sukajaya diperkirakan sudah tidak bisa dihuni kembali. Relokasi ribuan Kepala Keluarga (KK) di 11 desa tersebut menjadi salah satu solusi untuk diupayakan.

Menurut Uu, Pemprov Jabar akan menggelar rapat bersama Pemerintah Pusat dan Pemkab Bogor untuk membahas rencana relokasi tersebut. "Terlalu lama di sini selama kurang lebih 14 hari, banyak yang sakit terutama anak-anak. Kita akan lakukan relokasi,” kata dia.

Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan bahwa Masa Tanggap Darurat Bencana akan diperpanjang sampai waktu yang belum ditentukan. Bantuan logistik untuk warga terdampak cukup.

"Kita tidak minta nilai (rupiah), tapi apa yang bisa dibantu Provinsi kami terima. Tadi, sudah Pak Uu sampaikan, bahwa Pak Uu meninjau, mencatat kebutuhan di sini apa. Kalau soal makanan, pakaian dan lain- lain sudah cukup, terpenuhi," kata Ade.(*)


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT