Direksi Garuda Segera Diumumkan, 4 Nama Ini Santer Dibicarakan
TEMPO.CO | 12/01/2020 10:46
Menteri BUMN Erick Thohir usai menghadiri pertemuan bersama pada duta besar di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Kamis, 9 Januari 2020. Tempo/Fajar Pebrianto
Menteri BUMN Erick Thohir usai menghadiri pertemuan bersama pada duta besar di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Kamis, 9 Januari 2020. Tempo/Fajar Pebrianto

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir telah mengantongi sejumlah nama untuk mengisi jajaran direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Tak terkecuali posisi direktur utama pengganti pemimpin lama, Ari Askhara.

"Garuda Insya Allah direksinya sudah ada dan jajaran komisarisnya masih minggu depan," ujar Erick di kantornya, Jumat, 10 Januari lalu.

Sejumlah nama kuat pengisi kursi pimpinan perseroan maskapai pelat merah itu sejatinya telah beredar sejak awal Desember 2019. Nama mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, misalnya, menjadi calon yang santer diisukan akan menggantikan Ari.

Sumber Tempo di internal Garuda Indonesia tak menampik munculnya nama Jonan. Selain Jonan, dua nama dari PT Angkasa Pura I (Persero) turut muncul di permukaan.

Dihimpun Tempo, berikut ini sejumlah nama calon yang diisukan masuk bursa pimpinan Garuda Indonesia.

1. Ignasius Jonan
Sebelum menjabat sebagai Menteri ESDM 2016-2019, Jonan lebih dulu menempati kursi Menteri Perhubungan. Presiden Joko Widodo atau Jokowi menunjuk Jonan menjadi Menhub dalam pemilihan struktur Kabinet Indonesia Kerja 2014 lampau.

Jonan dipilih masuk jajaran pemerintahan untuk mengurusi bidang transportasi karena sebelumnya dianggap berhasil memimpin PT Kereta Api Indonesia (Persero). Jonan pertama kali menjabat sebagai Direktur Utama KAI pada 2009.

Ia dipandang moncer lantaran mampu mereformasi manajemen KAI yang semula buntung menjadi untung. Jonan melipatkan aset perseroan dari semula Rp 5,7 triliun pada 2008 menjadi Rp 15,2 triliun pada 2013.

2. Faik Fahmi
Faik Fahmi merupakan nama yang tak kalah santer dikabarkan masuk bursa bakal Dirut Garuda Indonesia. Adapun Faik ialah Direktur Utama PT Angkasa Pura I Persero.

Sebelum menjabat di Angkasa Pura I, Faik pernah berkarier sebagai Direktur Pelayanan di Garuda Indonesia. Ia juga pernah hijrah beberapa kali di perusahaan pelat merah, seperti Angkasa Pura II hingga ASDPFerry Indonesia.

3. Daan Achmad
Nama Daan Achmad muncul belakangan setelah nama Jonan dan Faik beredar di publik. Sumber Tempo di lingkungan Kementerian BUMN sempat mengatakan Daan merupakan salah satu nama calon kuat.

Adapun saat ini, Daan merupakan Direktur Komersial PT Angkasa Pura II (Persero).
Saat dikonfirmasi soal pencalonannya, Daan mengakui belum mendengar kabar apa pun.

"Saya belum dengar kabarnya. Saya belum tahu," ujar Daan saat menerima panggilan telepon Tempo pada Senin, 23 Desember 2019. 

Daan juga tak menjawab secara terang ihwal kesediaannya seumpama benar-benar ditunjuk menjadi Direktur Utama Garuda. Malah, sembari berseloroh, ia menyebut bahwa masa kerjanya sebentar lagi kelar. "Saya sebentar lagi kan pensiun," ucapnya.

4. Juliandra Nurtjahjo
Juliandra yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama Citilink Indonesia juga diisukan tengah ditimbang menjadi calon Dirut Garuda Indonesia. Sumber Tempi di kalangan internal Garuda mengatakan Juliandra dilirik lantaran merupakan pejabat karier di perusahaan maskapai pelat merah. Sebelum menjadi Dirut Citilink, ia pernah menempati posisi Direktur Utama Garuda Maintenance Facility atau GMF.

CAESAR AKBAR


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT