Luhut Rapat Bersama Menteri PUPR dan Juara Sayembara Ibu Kota
TEMPO.CO | 03/01/2020 10:44
Presiden World Bank atau Bank Dunia Jim Yong Kim mengunjungi sejumlah lokasi di Bali, Kamis, 5 Juli 2018. Dalam kunjungan itu, Kim didampingi oleh Menteri Kordinator  (Menko) Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan
Presiden World Bank atau Bank Dunia Jim Yong Kim mengunjungi sejumlah lokasi di Bali, Kamis, 5 Juli 2018. Dalam kunjungan itu, Kim didampingi oleh Menteri Kordinator (Menko) Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Menteri keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki.

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menggelar rapat bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan pemenang sayembara desain Ibu Kota Negara Baru.

"Pak Menko pengen ketemu pemenang sayembara IKN, katanya sudah datang," ujar Basuki sesaat sebelum memasuki Kantor Kementerian Maritim dan Investasi, Jakarta, Jumat, 3 Januari 2019. Kendati demikian, Basuki mengaku belum mengetahui rincian apa saja yang akan dibahas dalam rapat dengan Luhut tersebut.

Namun, ia menduga rapat itu akan membahas soal pembiayaan Ibu Kota Negara yang baru. "Itu kan urusannya beliau (Menko Luhut), sehingga mungkin beliau ingin mengetahui itu," tutur Basuki.

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah mengumumkan pemenang desain ibu kota baru di Kalimantan Timur. Biro arsitek Urban+ terpilih sebagai pemenang dengan rancangan  bertema Nagara Rimba Nusantara dan  mendapat hadiah sebesar Rp 2 miliar.

Kala itu, Basuki Hadimuljono menuturkan Urban+ menyingkirkan empat kandidat terbaik lainnya. Dia mengaku bangga dengan desain yang dibuat oleh para peserta. "Saya bangga kepada rekan-rekan semua yang aktif membuat sejarah gagasan desain ibu kota baru kita," kata Basuki di Kementerian PUPR, Senin, 23 Desember 2019. 

Urban+ adalah biro konsultan arsitektur didirikan oleh Sofian Sibarani. Selain Urban+, keempat nominasi terbaik lainnya adalah juara kedua bertema The Infinite City dengan nomor peserta IKN-0831W. Lalu pemenang ketiga bertajuk Kota Seribu Galur dengan nomor peserta IKN-0317B. Masing-masing memenangkan hadiah uang senilai Rp 1,25 miliar dan Rp 1 miliar.

Dua nominator sisanya mendapatkan gelar juara harapan I dengan tema Zamrud Khatulistiwa, dan juara harapan II adalah desain bertema Benua Rakyat Nusantara.

Basuki menjelaskan, bahwa pemilihan juara pertama tersebut telah melalui proses panjang dengan awal mula peserta terdaftar mencapai 755 kandidat. Seluruh peserta telah mengikuti seleksi yang ketat hingga menyisakan lima kandidat desain terbaik telah dinilai oleh 13 juri penilai, termasuk Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Berdasarkan hasil tersebut, tim juri sayembara gagasan desain telah menetapkan 5 karya terbaik. Lima peserta tersebut telah menyampaikan karya mereka di hadapan bapak Presiden (Joko Widodo)," ujarnya.

Menurut Basuki, desain ibu kota baru itu harus mempunyai pembeda dibandingkan tata letak ibu kota negara lain. Sehingga ia menuturkan, bangsa Indonesia mempunyai pembeda yang menjadi ciri khas, karena permintaan tersebut adalah arahan dari Presiden Jokowi.

Ia mengungkapkan, bahwa seperti Gedung Putih yang ada di Washington DC, Amerika Serikat itu sama putihnya dengan Istana Negara yang ada di Indonesia. Sehingga ia menekankan sekali lagi, bahwa desain IKN di Kalimantan Timur harus ada pembedanya. "Pemenang satu, dua, tiga tidak hanya bagus saja. Tapi harus ada pembedanya dengan ibu kota lain di dunia," ungkapnya.

 CAESAR AKBAR | EKO WAHYUDI


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT