Banjir di Awal Tahun: 9 Orang Meninggal, Longsor, Hujan Tertinggi
TEMPO.CO | 02/01/2020 04:32
Sejumlah kendaraan pribadi terendam banjir di kawasan pemukiman warga di Jl. Lembah Aren VII, RW 09, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, 1 Januari 2020. Foto/Twitter/TMCPoldaMetro
Sejumlah kendaraan pribadi terendam banjir di kawasan pemukiman warga di Jl. Lembah Aren VII, RW 09, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, 1 Januari 2020. Foto/Twitter/TMCPoldaMetro

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sembilan orang meninggal akibat bencana banjir dan longsor di awal tahun 2020. Para korban berasal dari Jakarta, Bogor dan Depok.

"Banjir di awal tahun baru 1 Januari 2020 yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya menyebabkan korban, kerusakan dan kerugian harta benda," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo dalam keterangan tertulis, Rabu, 1 Januari 2020.

Agus menuturkan tiga korban berasal dari Jakarta Timur meninggal karena mengalami hipotermia. Dua korban di antaranya sudah tua.

Di Depok, tiga korban tewas akibat tertimbun tanah longsor di Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Cinere. Korban tewas akibat tanah longsor juga ada di kawasan Tanah Sereal, Kota Bogor.

Sementara, satu korban terseret arus banjir di Desa Rawa Panjang, Bojonggede, Bogor dan satu korban di Kemayoran, Jakarta Pusat tewas akibat tersetrum listrik. Berikut adalah data lengkap korban jiwa akibat banjir ini.

1. M Ali (82), Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Korban mengalami hipotermia
2. Siti Hawa (72). Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Korban mengalami hipotermia
3. Willi Surahman, Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur (Korban mengalami hipotermia)
4. Rumsinah (68), Jalan Al Barokah RT 07, RW 01, Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere, Kota Depok (Korban tertimbun tanah longsor)
5. N (8), Jalan Al Barokah RT 07, RW 01, Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere, Kota Depok (Korban tertimbun tanah longsor)
6. Amelia (27), Jalan Al Barokah RT 07, RW 01, Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere, Kota Depok (Korban tertimbun tanah longsor)
7. Marsdianto (20), Perumahan Puri Citayam Permai 2, Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor (Korban terseret arus banjir saat aliran kali yang berada persis di depan rumahnya menjebol tanggul).
8. Arfiqo Alif (16) warga Kemayoran, Jakarta Pusat. Kesetrum listrik
9. Ibu Kusmiyati (30 thn), korban tertimpa tanah longsor, Tanah Sereal, Kota Bogor.

 

Sementara itu, Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan curah hujan yang terjadi pada Rabu, 1 Januari 2020, di sejumlah wilayah di Jakarta mencatatkan rekor tertinggi. Hal ini yang menyebabkan banjir melanda hampir seluruh wilayah Jakarta.

"Mulai tadi malam sampai dengan dini hari, curah hujan yang sangat lebat, mencapai lebih dari 300 mm, di daerah Halim (Jakarta Timur) curah hujan mencapai rekor tertinggi yaitu mencapai 377 mm," kata Doni saat ditemui di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Tak hanya di wilayah Halim, catatan curah hujan tinggi juga nampak di sekitar Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sekitar 350 mm dan di sekitar Jati Asih 270 mm, yang juga berada di Jakarta Timur.

Egi Adyatma, Rosseno Aji


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT