Arus Balik Libur Natal Diprediksi Hari Ini dan Besok
TEMPO.CO | 25/12/2019 15:39
Sejumlah pengendara mobil melintas di Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek ('Japek Elevated'), Karawang Barat, Karawang, Jawa Barat, Senin, 23 Desember 2019. Memasuki H-2 Natal 2019 atau pada Senin pagi hingga siang arus kendaraan bermotor yang melintasi tol
Sejumlah pengendara mobil melintas di Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek ('Japek Elevated'), Karawang Barat, Karawang, Jawa Barat, Senin, 23 Desember 2019. Memasuki H-2 Natal 2019 atau pada Senin pagi hingga siang arus kendaraan bermotor yang melintasi tol layang sepanjang 36,4 tersebut terpantau ramai lancar. ANTARA

TEMPO.CO, Tangerang - Sebanyak 338 ribu kendaraan diprediksi akan kembali ke Jakarta pada puncak arus balik libur Natal 2019 hari ini dan Kamis, 26 Desember 2019.

Ratusan ribu kendaraan itu akan kembali ke Jakarta, baik dari arah timur melalui Gerbang Tol Cikampek Utama dan Gerbang Tol Kalihurip Utama, dari arah barat melalui Gerbang Tol Cikupa, serta arah Selatan melalui Gerbang TolCiawi.

Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan jumlah ini meningkat sekitar 43 persen dari lalu lintas harian normal sebanyak 234 ribu kendaraan. "Lalu lintas tertinggi diprediksi dari arah timur yang kembali ke Jakarta melalui GT Cikampek Utama," kata dia, Rabu, 25 Desember 2019.

Dwimawan merinci sebanyak 98 ribu kendaraan diprediksi melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama. Angka itu naik 97 persen dari lalu lintas harian normal sebanyak 50 ribu kendaraan.

Berkaitan dengan arus balik liburan itu, Jasa Marga telah mempersiapkan beberapa langkah antisipasi peningkatan volume kendaraan, yaitu melalui penambahan kapasitas transaksi di Gerbang Tol dengan menambah unit mobile reader. Khusus di Jalan Tol Japek II Elevated, Jasa Marga juga telah menambah 3 unit Oblique Approach Booth/OAB (gardu akses menyerong) di Gerbang Tol Cikunir 6 untuk pengguna jalan yang menuju ke arah Jatiasih Jalan Tol JORR.

Untuk memastikan kapasitas lajur, Jasa Marga dengan diskresi dan koordinasi dengan Kepolisian akan terus melakukan rekayasa lalu lintas contraflow secara situasional.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT