Damkar Gagal Evakuasi Induk Ular Kobra yang Bersarang di Plafon
TEMPO.CO | 18/12/2019 07:38
Sembilan ekor anak ular kobra dievakuasi petugas Damkar Jakarta Timur dari halaman rumah warga di Cakung, Rabu, 11 Desember 2019. Kobra tersebut masih berusia anak yang bersarang di semak belakang rumah warga. ANTARA/HO-Damkar Jaktim
Sembilan ekor anak ular kobra dievakuasi petugas Damkar Jakarta Timur dari halaman rumah warga di Cakung, Rabu, 11 Desember 2019. Kobra tersebut masih berusia anak yang bersarang di semak belakang rumah warga. ANTARA/HO-Damkar Jaktim

TEMPO.CO, Jakarta - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Jakarta Timur gagal mengevakuasi induk ular kobra yang bersarang di plafon rumah warga Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Selasa malam.  

"Induknya masuk ke lubang parit yang sulit dijangkau," kata Kepala Seksi Operasional Damkar Jaktim Gatot Sulaeman di Jakarta, Rabu pagi 18 Desember 2019.
 
Sarang ular kobra di plafon tersebut dilaporkan oleh Minah, warga Warung Atas RT014 RW02 Kelapa Dua Wetan. Sebelumnya, Minah kejatuhan anak ular kobra dari atas plafon rumahnya.
 
Anak ular kobra berukuran sekitar 30 sentimeter itu langsung dimatikan oleh warga sekitar. Mereka khawatir ular berbisa itu berkeliaran.  
 
Sekitar pukul 18.40 WIB Minah melapor ke Sudin PKP Jaktim bahwa masih ada induk ular kobra di atas plafon rumahnya.
 
"Petugas melakukan pencarian hingga pukul 22.00 WIB, namun keberadaan induk kobra sulit dijangkau sehingga pencarian dihentikan sementara," kata Gatot.
 
Petugas Damkar berpesan kepada pemilik rumah untuk menunggu induk ular kobra itu keluar dari lubang parit. "Kalau ularnya sudah keluar, silakan hubungi kembali Damkar," katanya.

REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT