Anjing Buta, Tuli dan Terlantar Terpaka Disuntik Mati
TEMPO.CO | 12/12/2019 07:30
Brandy anjing malang yang buta dan tuli terlantar dalam periode waktu yang cukup lama hingga terpaksa harus di suntik mati. Sumber: RSPCA South Australia/mirror.co.uk
Brandy anjing malang yang buta dan tuli terlantar dalam periode waktu yang cukup lama hingga terpaksa harus di suntik mati. Sumber: RSPCA South Australia/mirror.co.uk

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pemilik hewan menelantarkan anjingnya yang buta dan tuli. Saat diselamatkan, anjing betina itu berada di kandang yang penuh kotorannya. 

Dikutip dari mirror.co.uk, anjing malang itu jenis Fox Terrier yang dipanggil Brandy. Anjing itu juga diketahui ukuran matanya besar sebelah.

Bukan hanya itu, kuku jari kakinya tumbuh ke dalam sehingga menimbulkan infeksi dan abses. Hasil pemeriksaan Brandy mengalami pula penyakit gigi lanjut, infeksi telinga, dan cacing gelang.

Brandy anjing yang mengalami buta dan tuli serta penyakit lainnya, harus disuntik mati. Sumber: RSPCA South Australia/mirror.co.uk

Sedihnya, setelah cukup lama terbengkalai, anjing ini harus disuntik mati karena kondisi kesehatannya dinilai amat mengerikan. Geoffrey Mortensen, pemilik Brandy, menghadapi dua tuntutan. Salah satu tuduhan menyebutnya telah memperlakukan hewan peliharaannya dengan buruk karena gagal mengurangi bahaya yang diderita anjing tersebut. 

Sebelumnya pada 2017 petugas pernah menyelamatkan Brandy dari rumahnya di Adelaide, Australia. Dalam sidang, dokter hewan Brad Ward mengatakan Brandy kemungkinan telah mengalami rasa sakit yang cukup tinggi dalam periode waktu cukup lama. Kepala penyelamat hewan, Andrea Lewis, mengatakan penelantaran anjing ini adalah salah satu kasus paling buruk yang pernah dilihatnya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT