Gambar Satelit, Kim Jong Un Diduga Uji Coba Mesin Roket
TEMPO.CO | 10/12/2019 05:01
Sebuah roket ganda diluncurkan saat uji coba yang langsung disaksikan Pemimpin Korea Utara Kim Jong UN di Korea Utara, 25 Agustus 2019. Korea Utara harus meningkatkan pengembangan senjata baru untuk melawan ancaman dan menekan serangan oleh pasukan musuh.
Sebuah roket ganda diluncurkan saat uji coba yang langsung disaksikan Pemimpin Korea Utara Kim Jong UN di Korea Utara, 25 Agustus 2019. Korea Utara harus meningkatkan pengembangan senjata baru untuk melawan ancaman dan menekan serangan oleh pasukan musuh. KCNA via REUTERS

TEMPO.CO, Seoul – Sejumlah gambar dari pencitraan satelit merekam tes senjata yang dilakukan rezim Kim Jong Un dari Korea Utara di lokasi peluncuran rudal.

Ahli mengatakan rekaman gambar menunjukkan militer Korea Utara melakukan uji coba mesin roket, yang disebutnya sebagai tes sangat penting.

“Kendaraan dan sejumlah obyek muncul pada 7 Desember untuk melakukan tes,” kata Jeffrey Lewis, yang merupakan Direktur Progam Nonproliferasi Asia Timur di Institut Studi Internasional Middlebury, California, mengomentari gambar dari satelit komersil milik Planet Labs pada Senin, 9 Desember 2019 seperti dilansir Reuters.

Media resmi Korea Utara KCNA mengatakan Korea Utara telah melakukan uji coba di lokasi peluncuran satelit Sohae. Pejabat AS menyebut ini merupakan lokasi untuk uji coba roket dan pernah dijanjikan akan ditutup.

KCNA mengatakan uji coba tes itu akan membantu posisi strategis Korea Utara meski tidak menjelaskan detilnya.

Selama ini, lokasi ini kerap menjadi tempat peluncuran roket dan satelit ke luar angkasa.

“Mayoritas kendaraan dan obyek itu menghilang pada 8 Desember 2019. Tapi permukaan tanah tampaknya berubah karena exhaust dari uji coba ini,” kata Lewis.

Saat ditanya apakah itu merupakan uji coba mesin roket, juru bicara kementerian Pertahanan Korea Selatan menolak mengkonfirmasi. Jubir mengatakan pemantauan lokasi dan analisis detil sedang berjalan dengan otoritas intelijen AS.

Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, memperingatkan dia bakal menempuh jalur baru jika AS tidak memenuhi tuntutannya.

Pengamat mengatakan ada kemungkinan Kim Jong Un meluncurkan satelit ke luar angkasa. Ini dilakukan untuk menunjukkan kemajuan teknologi roket peluncur satelit tanpa perlu kembali ke provokasi militer dengan menembakkan rudal balistik antarbenua.

Analis dari Korea Selatan mengatakan militer Korea Utara kemungkinan telah menguji coba mesin roket dengan bahan bakar solid. Ini akan membuatnya lebih mudah meluncurkan rudal balistik antar-benua, yang lebih mudah disembunyikan.

Secara terpisah, CNN melansir, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah memperingatkan Kim Jong Un jika kembali menunjukkan sikap bermusuhan.

Trump mengatakan Korea Utara harus melakukan denuklirisasi setelah pejabat negara itu mengklaim berhasil melakukan tes senjata besar yang signifikan.

“Kim Jong Un terlalu pintar dan bisa kehilangan banyak, kehilangan semuanya, jika dia bertindak bermusuhan lagi. Dia telah menandatangani perjanjian denuklirisasi yang kuat di Singapura,” kata Trump mengenai pemimpin Korea Utara itu lewat Twitter seperti dilansir Channel News Asia pada Ahad, 8 Desember 2019.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT