Gelar Evaluasi Pemilu 2019, Bawaslu DKI Minta Masukan
TEMPO.CO | 03/11/2019 20:43
Suasana saat Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2019 Tingkat Provinsi DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 9 Mei 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis
Suasana saat Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2019 Tingkat Provinsi DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 9 Mei 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pengawas Pemilihan Umum atau Bawaslu DKI Jakarta menggelar evaluasi hasil pemilu legislatif dan pemilu presiden 2019.

"Ini merupakan evaluasi kinerja yang dilaksanakan setelah semua tahapan selesai, yakni khususnya pelantikan presiden dan wakil presiden yang sudah selesai," kata Ketua Bawaslu DKI Jakarta, Muhammad Jufri di Jakarta, Ahad, 3 November 2019.

Menurut Jufri, Bawaslu meminta masukan para pihak terkait hasil kinerja penyelenggaraan pemilu, diantaranya kepada pemerintah DKI Jakarta, mitra kerja Bawaslu, Komisi Pemilihan Umum (KPU), partai politik, organisasi masyarakat, organisasi pemuda, mahasiswa hingga media massa.

"Masukan semua pihak akan menjadikan Bawaslu DKI Jakarta dapat bekerja dengan baik pada Pemilu dan Pilkada yang akan datang," kata Jufri.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu RI Mochammad Afifuddin mengatakan tahapan evaluasi merupakan hal penting dalam penyelenggaraan pemilu di Indonesia. "Jakarta merupakan barometer Pemilu, Penyelenggara tingkat provinsi rasa nasional," kata dia.

Menurut Afif, beberapa kasus dugaan pelanggaran di Jakarta turut menjadi sorotan seluruh wilayah Indonesia.

Afif berharap peserta evaluasi dapat memberikan catatan, saran dan kritikan kepada penyelenggara agar bisa menyelenggarakan pemilu lebih baik lagi di masa akan datang. "Jika penyelenggara sudah bekerja maksimal, kita juga perlu memberikan apresiasi kepada para mereka," ujarnya.

Evaluasi yang digelar Bawaslu DKI Jakarta terkait pemilu legislatif dan pilpres digelar sejak Jumat, 1 November lalu sampai hari ini.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT