Cina Resmi Luncurkan Jaringan 5G
TEMPO.CO | 02/11/2019 06:00
Ilustrasi 5G. REUTERS
Ilustrasi 5G. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah operator ponsel di Cina mulai menawarkan layanan 5G pada seluruh konsumennya di Negara Tirai Bambu itu menyusul jaringan 5G yang resmi beroperasi per 1 November 2019. Jaringan 5G menjanjikan konektivitas internet yang lebih cepat, termasuk dalam mengunduh data dan mengunggah data. Jaringan 5G juga memiliki area layanan yang lebih luas dan koneksi yang lebih stabil. 

Dikutip dari rt.com, Jumat, 1 November 2019, tiga operator yakni China Mobile, China Telecom dan China Unicom sudah menjadwalkan peluncuran layanan 5G pada tahun depan, namun ketiganya mempercepat jadwal itu. Layanan internet super cepat itu sekarang sudah bisa dinikmati konsumen di 50 kota di penjuru Cina, diantaranya Beijing dan Shanghai.

Xiaomi Mi 9 Pro 5G (Xiaomi)

Harga untuk layanan internet 5G ini dibandrol mulai dari 128 yuan atau Rp 250 ribu. Para operator itu menawarkan pada konsumen paket data hingga 30 GB dan 500 menit video chat.

Menurut pemerintah Cina, sekarang sudah ada lebih dari 130 ribu stasiun pemancar 5G yang diaktifkan hingga akhir 2019 untuk mendukung layanan 5G ini. Jumlah itu yang terbanyak di dunia. Lebih dari 10 juta konsumen sudah mendaftar untuk merasakan layanan 5G dari tiga operator lokal itu.   

Sebuah laporan dari asosiasi internasional industri mobile GSMA memprediksikan Cina akan memimpin revolusi 5G dengan lebih dari 600 juta pengguna 5G per tahun 2025. Sebelumnya pada 2018, perusahaan telekomunikasi raksasa asal Cina Huawei membuat layanan 5G untuk tingkat internasional dan pertama kali meluncurkan perangkat terminal 5G pada 2018. Namun Huawei saat ini terjebak dalam perang dagang Amerika Serikat – Cina.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT