Isu Prabowo Jadi Menteri Pertahanan, Ryamizard Bilang Begini
TEMPO.CO | 19/10/2019 06:35
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang tengah memberikan keterangan setelah menggelar pertemuan di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa, 15 Oktober 2019. Dalam pertemuan tersebut, kedu
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang tengah memberikan keterangan setelah menggelar pertemuan di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa, 15 Oktober 2019. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas berbagai kerjasama antara Golkar dan Gerindra. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menanggapi santai isu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan menggantikannya. Menurut Ryamizard, siapa saja bisa menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

"Ya, siapa saja boleh kok. Saya enggak pernah nargetin orangnya," kata Ryamizard di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, 18 Oktober 2019.

Saat ditanya apakah sosok Prabowo cocok menjabat Menteri Pertahanan, Ryamizard menjawab, "Enggak tahu. Dia kan tujuannya jadi presiden, kan?"

Menurut Ryamizard, sosok Menteri Pertahanan di periode kedua pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi harus bisa mengubah situasi bangsa menjadi lebih baik. "Bangsa ini situasinya kurang baik, harus diubah menjadi baik," kata dia.

Belakangan santer isu bahwa Gerindra dan Prabowo mengincar kursi Menteri Pertahanan di kabinet Jokowi-Ma'ruf. Sumber Tempo menyebut, mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus itu belakangan memang lebih banyak bicara soal isu stabilitas dan pertahanan ketimbang soal ekonomi dan investasi.

Salah satu isu pertahanan yang menarik perhatian Prabowo belakangan ini adalah konflik di Papua. Hal ini juga sempat dibicarakan Prabowo bersama Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat keduanya bertemu pada Ahad malam lalu, 13 Oktober 2019.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT