Satu Pekerja Bangunan Tewas Ditikam di Wamena
TEMPO.CO | 12/10/2019 19:02
Sejumlah polisi berpatroli keliling Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu, 12 September 2019. Patroli rutin tersebut untuk memberi rasa aman warga pascaaksi unjuk rasa yang berujung anarkis pada 23 September 2019 lalu. ANTARA/M Risyal Hidayat
Sejumlah polisi berpatroli keliling Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu, 12 September 2019. Patroli rutin tersebut untuk memberi rasa aman warga pascaaksi unjuk rasa yang berujung anarkis pada 23 September 2019 lalu. ANTARA/M Risyal Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang warga pendatang tewas di Kota Wamena, Papua, Sabtu, 12 Oktober 2019. Warga tersebut ditikam di bagian perutnya.

"Betul, satu orang meninggal dunia," kata Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto melalui pesan teks, Sabtu, 12 Oktober 2019.

Dalam laporan kejadian yang beredar, korban tersebut bernama Deri Datu Padang. Pria berusia 30 tahun itu berasal dari Toraja, Sulawesi Selatan. Ia mengalami luka tikam di perut kanan.

Kejadian bermula ketika enam orang pekerja bangunan sedang dalam perjalanan pulang. Saat di depan jembatan Woma, Deri ditikam oleh dua orang tak dikenal.

Deri pun dibawa ke Rumah Sakit Wamena untuk mendapat perawatan. Namun, tak lama setelah mendapat penanganan medis, ia meninggal dunia.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT