SBY akan Bertemu Jokowi Lagi untuk Memastikan Berkoalisi
TEMPO.CO | 12/10/2019 10:34
Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono di Ruang Garuda, Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 10 Oktober 2019. Pertemuan dilakukan di tengah isu Demokrat menyatakan siap mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Meski
Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono di Ruang Garuda, Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 10 Oktober 2019. Pertemuan dilakukan di tengah isu Demokrat menyatakan siap mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Meskipun, PDIP telah mengutarakan sinyal penolakan ada parpol di luar koalisi Jokowi-Ma'ruf yang gabung usai Pilpres 2019. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kemungkinan akan bertemu lagi dengan Presiden Jokowi untuk finalisasi kemungkinan Demokrat bergabung dengan pemerintah. "Kalau kami bilang finalisasi, tentu akan ada pertemuan lanjutan," kata Ferdinand saat dihubungi wartawan pada Jumat, 11 Oktober 2019.

Pertemuan kedua tokoh itu kemungkinan akan terjadi menjelang pelantikan atau setelah pelantikan. "Pertemuan semacam deklarasi berkoalisi atau bisa saja tidak, tapi langsung mengumumkan masuk ke kabinet Jokowi."

Kamis, 10 Oktober 2019, Jokowi dan SBY sudah bertemu empat mata di Ruang Jepara, Istana Merdeka, Jakarta. Seusai pertemuan, Jokowi menyampaikan bahwa keduanya membahas soal pembentukan kabinet. Namun, Jokowi enggan menjawab apakah Partai Demokrat telah resmi menyatakan bergabung ke koalisi pemerintah atau tidak.

Ia awak media bertanya langsung pada SBY. "Ditanyakan ke Pak SBY langsung. Kami bicara itu, tapi belum sampai sebuah keputusan," ujar Jokowi, seusai pertemuan.

Belum jelas akan merapat dengan koalisi Jokowi, Demokrat sudah menyodorkan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Wakil Ketua Umum Demokrat, Syarief Hasan memastikan bahwa Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang akan menjadi prioritas disodorkan sebagai calon menteri, jika partai ini diterima bergabung dengan koalisi Jokowi.

"Pos mana pun itu terserah Presiden terpilih. Orangnya ya yang jelas kalau di Demokrat pasti pertama kali, ya AHY lah," ujar Syarief Hasan saat ditemui di bilangan Kertanegara, Jakarta Selatan pada Jumat, 11 Oktober 2019.

 

 

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT