Peringatan Pertempuran Lima Hari, Akses ke Tugu Muda Ditutup
TEMPO.CO | 12/10/2019 09:56
Peringatan Pertempuran Lima Hari, Akses ke Tugu Muda Ditutup
Peringatan Pertempuran Lima Hari, Akses ke Tugu Muda Ditutup

INFO NASIONAL - Tanggal 14 Oktober memiliki makna penting bagi warga Kota Semarang. Hal itu mengingat bahwa pada tanggal 14 sampai dengan 20 Oktober 1945 terjadi pertempuran sengit antara pemuda Kota Semarang dengan penjajah Jepang yang dikenal dengan pertempuran lima hari di Semarang.

Untuk mengenang peristiwa tersebut sekaligus wujud penghormatan terhadap jasa para pahlawan, Pemerintah Kota Semarang berencana akan menyelenggarakan upacara peringatan Pertempuran Lima Hari di bundaran Tugu Muda pada Senin malam, 14 Oktober 2019. Terkait upacara peringatan tersebut, akan dilakukan penutupan jalan protokol yang menuju ke Bundaran Tugu Muda selama dua hari, yaitu pada saat gladi bersih Minggu besok, 13 Oktober 2019, dan pada saat upacara, Senin, 14 Oktober 2019 mulai pukul 17.00-22.00 WIB.

Adapun ruas jalan yang ditutup meliputi
lima ruas jalan yang berpusat di Tugu Muda, yaitu Jalan Pandanaran (Simpang Kyai Saleh sampai Depan Holland Bakery), Jalan Dr. Sutomo (Kampung Pelangi – Jl. Hos Cokroaminoto sampai depan Gereja Katedral), Jalan Soegijapranoto (Depan LP Wanita sampai Wisma Perdamaian), Jalan Imam Bonjol (Simpang Indraprasta sampai depan Udinus) dan Jalan Pemuda (depan Paragon sampai jalan Simpang). Sedang pengalihan arus jalan adalah Jalan Indraprasta yang sebelumnya searah dibuat dua arah dan jalan HOS Cokroaminoto sebelah pasar Bulu menuju ke arah barat.

Menurut rencana, upacara peringatan pertempuran lima hari tersebut akan dihadiri oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Tengah, Forkopimda Kota Semarang, dan para pejuang veteran yang terlibat langsung dalam Pertempuran Lima Hari. 

“Karena jalan yang menuju Bundaran Tugu Muda akan ditutup total pada hari Minggu dan Senin besok, maka kepada warga masyarakat dihimbau untuk menggunakan jalur alternatif lain guna menghindari terjadinya kemacetan," tutur Kabag Humas dan Protokol, Wing Wiyarso.

Lebih lanjut, Wing mengatakan bagi warga masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung upacara peringatan tersebut, Dinas Perhubungan Kota Semarang telah menyediakan kantong-kantong parkir yang disediakan untuk VIP di Gereja Katedral, VVIP di  Wisma Perdamaian, untuk pengunjung di DP Mall dan Pasar Bulu,  dan untuk peserta sesuai daerah persiapan. 

Sebagai informasi, dalam peringatan tersebut akan ada beberapa rangkaian acara kegiatan. Mulai dari penembakan tunggal, penembakan rentetan, pembacaan cukilan sejarah Pertempuran Lima Hari di Semarang oleh Budayawan Kota Semarang, hingga drama teatrikal Pertempuran Lima Hari di Semarang, yang diperankan oleh anak-anak muda Kota Semarang. Yang sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dalam peringatan Pertempuran Lima Hari kali ini akan ada acara penganugerahan
Semarang Award, yaitu penghargaan yang diberikan kepada pelaku sejarah Pertempuran Lima Hari di Semarang. (*)


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT