Antisipasi Kerusuhan, Stasiun Palmerah Ditambahi Pintu Pagar Besi
TEMPO.CO | 05/10/2019 14:17
Penampakan pagar pintu di JPO Stasiun Palmerah yang akan difungsikan saat situasi stasiun tidak kondusif, Sabtu 5 Oktober 2019. TEMPO/Taufiq Siddiq
Penampakan pagar pintu di JPO Stasiun Palmerah yang akan difungsikan saat situasi stasiun tidak kondusif, Sabtu 5 Oktober 2019. TEMPO/Taufiq Siddiq

TEMPO.CO, Jakarta -PT Kereta Commuter Indonesi (KCI) memasang pagar di pintu Jembatan Penyebrangan Orang atau JPO Palmerah yang terhubung dengan Stasiun Palmerah, untuk mengantisipasi kerusuhan yang mengganggu keselamatan para penumpang.

"PT KCI menyiapkan pagar di Stasiun Palmerah untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan bagi para pengguna KRL," ujar VP Komunikasi PT KCI Erni Sylviane Purba saat dihubungi Sabtu 5 Oktober 2019.

Erni mengatakna pintu pagar tersebut dipasang di pintu masuk timur dan barat JPO Stasiun Palmerah. Pintu tersebut akan difungsikan dalam kondisi darurat seperti insiden kerusuhan pasca demonstrasi di DPR beberapa pekan lalu. Saat itu, Stasiun Palmerah sempat berhenti beroperasi akibat massa yang rusuh meluber hingga jalur rel dekat stasiun.

Erni menambahkan selain di JPO, KCI juga akan memasang jalur perlintasan rel kereta yaitu jalur perlintasan 43 dari belakang DPR ke Pasar Palmerah.

Erni mengatakan, saat situasi normal atau kondusif (di luar kegentingan kerusuhan) pintu tersebut tetap dibuka, sehingga masyarakat dengan gampang bisa menggunakan JPO. "Saat situasi Stasiun Palmerah normal dan kondusif pintu akan selalu terbuka," ujarnya menambahkan.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT