Kebakaran Hutan Masih Terjadi di 3 Kabupaten di Riau
TEMPO.CO | 05/10/2019 13:51
Foto udara kondisi hutan dan lahan yang terbakar berdampingan dengan lahan kebun sawit milik salah satu perusahaan sawit di Indonesia, di Desa Tuah Indrapura, Kabupaten Siak, Riau, Rabu, 18 September 2019. Kebakaran hutan dan lahan yang melanda daerah ter
Foto udara kondisi hutan dan lahan yang terbakar berdampingan dengan lahan kebun sawit milik salah satu perusahaan sawit di Indonesia, di Desa Tuah Indrapura, Kabupaten Siak, Riau, Rabu, 18 September 2019. Kebakaran hutan dan lahan yang melanda daerah tersebut menghanguskan ratusan hektar lahan. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta -Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Riau masih melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di beberapa daerah seperti Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hulu, dan Kabupaten Siak.

Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger mengatakan saat ini Satgas Karhutla masih tetap bekerja seperti biasa melakukan pemadaman dan pendinginan di daerah yang terbakar. Ada beberapa daerah masih terbakar, meski areanya tidak luas.

"Seperti kebakaran di Desa Paya Rumbai Kampung, Kecamatan Siberida, Indragiri Hulu. Di sana teman-teman satgas sudah melakukan pemadaman dan pendinginan lanjutan selama 10 hari, karena api dan asap masih ada," ujarnya Sabtu, 5 Oktober 2019.

Lalu masih di Indragiri Hulu, kebakaran juga terjadi di Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat. Di sana satgas sudah melakukan pemadaman selama 16 hari. Kemudian di Kecamatan Peranap Inhu juga kebakaran, sudah 2 hari satgas melakukan pemadaman dan saat ini pendinginan.

Selanjutnya di Kabupaten Pelalawan, tepatnya di Kecamatan Kerumutan. Di sana ada dua titik kebakaran yakni Kelurahan Kerumutan dan Desa Mak Teduh.

Sementara itu di Kabupaten Siak terdapat kebakaran di Desa Perawang Barat, Tualang. Namun hanya 0,5 hektare. "Di sana api sudah berhasil dipadamkan, saat ini personel melakukan pendinginan," ujarnya.

Adapun saat ini Riau masih berstatus siaga karhutla, yang ditetapkan Pemprov Riau sejak 19 Februari 2019 sampai 31 Oktober 2019. 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT