Anggota DPR dan DPD Purnatugas Resmi Jadi Nasabah Bank Mantap
TEMPO.CO | 01/10/2019 06:49
Mantan Ketua DPD RI, Oesman Sapta, (kedua dari kiri) secara simbolis menerima Taspen Smart Card dari Direktur Utama Taspen, Iqbal Latanro, (ketiga dari kiri) dan Direktur Utama Bank Mantap, Josephus K. Triprakoso (kedua dari kanan).
Mantan Ketua DPD RI, Oesman Sapta, (kedua dari kiri) secara simbolis menerima Taspen Smart Card dari Direktur Utama Taspen, Iqbal Latanro, (ketiga dari kiri) dan Direktur Utama Bank Mantap, Josephus K. Triprakoso (kedua dari kanan).

INFO BISNIS – Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) resmi menjadi Bank Mitra Bayar untuk seluruh para anggota  Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI purnatugas periode 2014 - 2019.

Acara simbolis penyerahan Taspen Smart Card dilakukan oleh Direktur Utama Taspen, Iqbal Latanro, dan didampingi Direktur Utama Bank Mantap, Josephus K. Triprakoso. Sementara dari pihak DPR RI dihadiri oleh mantan Ketua DPR, Bambang Soesatyo, mantan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, dan dari pihak DPD RI yaitu mantan Ketua DPD, Oesman Sapta, dan mantan Wakil Ketua DPD Letnan Jenderal (Purn) Dr. Nono Sampono.

Jumlah anggota DPR RI purnatugas periode 2014 sampai dengan 2019 yang menerima Tunjangan Hari Tua (THT) sebanyak 556 orang dengan nilai akuisisi sebesar Rp 6,21 miliar, dan anggota DPD RI purnatugas menerima manfaat THT sebanyak 132 orang dengan nilai akuisisi Rp 1,36 miliar. Nilai akuisisi tersebut diharapkan dapat meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mantap dengan proyeksi akhir tahun 2019 mencapai Rp 19,61 triliun atau tumbuh 51,8 persen secara year on year (yoy).

Direktur Utama Bank Mantap, Josephus K. Triprakoso, menyampaikan bahwa penunjukan Bank Mantap menjadi mitra bayar bagi para pejabat DPR dan DPD RI purnatugas adalah kepercayaan dari stakeholder sebagai pihak yang aktif dalam menetapkan kebijakan strategis pembayaran pensiunan. 

Diharapkan dana tersebut dapat meningkatkan dana murah (CASA) perseroan pada akhir tahun sebesar Rp 3,5 triliun atau tumbuh 34,5 persen secara yoy, sebagai salah satu engine perseroan untuk memperoleh laba di akhir tahun 2019 dengan nilai proyeksi Rp 400 miliar, atau tumbuh 21,6 persen secara yoy. 

“Sebagai penopang dalam meningkatkan loyalitas nasabah, saat ini Bank Mantap memiliki jaringan kantor 318 yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia, layanan digital, ATM Bank Mandiri serta ATM bersama. Sehingga, kami optimis dapat membantu kelancaran proses para  pejabat purnatugas tersebut menerima manfaat THT,” kata Jos. (*)


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT