Luhut Pastikan Uni Emirat Arab Realisasikan Investasi Tahun Ini
TEMPO.CO | 23/09/2019 08:59
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan akan ada realisasi investasi Uni Emirat Arab (UEA) di Indonesia sebelum akhir 2019. ANTARA
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan akan ada realisasi investasi Uni Emirat Arab (UEA) di Indonesia sebelum akhir 2019. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan bakal ada realisasi investasi Uni Emirat Arab (UEA) di Indonesia sebelum akhir 2019. Hal ini disampaikan Luhut setelah berkomunikasi dengan Putra Mahkota Syekh Mohamed bin Zayed Al Nahyan.

"Saya sudah melakukan komunikasi langsung dengan Putra Mahkota Syekh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, yang berjanji akan bertelepon dengan Presiden Joko Widodo Senin ini untuk membicarakan tindak lanjut dari kesepakatan-kesepakatan yang sudah kami lakukan dengan para mitra dialog," kata Luhut seperti dikutip dari siaran pers, Senin, 23 September 2019.

Putra Mahkota Abu Dhabi itu, kata Luhut, telah memintanya untuk mempercepat realisasi butir-butir kesepakatan tersebut. Dengan begitu, akhir tahun ini diharapkan sudah ada sejumlah butir kesepakatan yang bisa segera dijalankan.

Luhut menyebutkan Putra Mahkota Abu Dhabi tersebut juga mengatakan akan secara resmi mengundang Presiden Jokowi untuk berkunjung ke negaranya Januari 2020. Kunjungan itu untuk menghadiri upacara pembukaan Abu Dhabi Sustanability Week di Abu Dhabi.

Lebih jauh Luhut menjelaskan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sudah mendapat laporan dari Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman, serta Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) Edwin Syahruzad yang ikut dalam kunjungan Luhut ke UEA pekan lalu. Sri Mulyani, kata Luhut, juga telah setuju untuk datang ke UEA untuk pembicaraan lebih lanjut.

Sedikitnya terdapat empat kesepakatan yang dicapai pada kunjungan Menko Luhut ke Abu Dhabi. Kesepakatan pertama adalah membentuk Indonesian Sovereign Wealth Fund. Kedua, mengimplementasikan investasi Abu Dhabi sekitar US$ 1 miliar di proyek properti, real estat termasuk pengembangan destinasi wisata dan ke proyek-proyek swasta.

Kesepekatan ketiga adalah Uni Emirat Arab menyetujui untuk berinvestasi di bidang pertanian di Kalimantan Tengah dengan luas tanah 100.000 hektare yang akan ditanami buah-buahan tropis termasuk buah naga. Keempat, membangun toleransi beragama dengan membangun masjid dan memberikan beasiswa untuk guru-guru dan murid di bidang agama dan toleransi.

ANTARA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT