Mulan Jameela; Gugatan Caleg Gerindra hingga Lolos ke DPR
TEMPO.CO | 22/09/2019 15:49
Mulan Jameela menemani suaminya, terdakwa musisi Ahmad Dhani untuk mengikuti persidangan lanjutan dugaan ujaran kebencian di PN Jaksel, 17 Desember 2018. Pada sidang sebelumnya, Ahmad Dhani dituntut dua tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU). TEMPO/
Mulan Jameela menemani suaminya, terdakwa musisi Ahmad Dhani untuk mengikuti persidangan lanjutan dugaan ujaran kebencian di PN Jaksel, 17 Desember 2018. Pada sidang sebelumnya, Ahmad Dhani dituntut dua tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU). TEMPO/Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi dan selebritis Mulan Jameela baru saja diloloskan menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 2019-2024. Penetapan itu tertuang dalam surat bernomor 1341/PL.01.09-Kpt/06/KPU/IX/2019 bertanggal 16 September 2019.

"Mulan Jameela menggantikan calon terpilih atas nama Ervin Luthfi (peringkat suara sah ke-3) dan calon atas nama Fahrul Rozi (peringkat suara sah ke-4) karena yang bersangkutan diberhentikan sebagai anggota partai politik," demikian bunyi surat tersebut.

Lalu seperti apa perjalanan istri musikus Ahmad Dhani ini hingga lolos ke parlemen?

Mulan sebelumnya mencalonkan diri dari daerah pemilihan Jawa Barat XI yang meliputi Kabupaten Garut, Kota Tasikmalaya, Kabupatan Tasikmalaya. Berdasarkan rekapitulasi hasil pemilihan legislatif 2019, perempuan kelahiran Garut, 23 Agustus 1979 ini tak lolos ke DPR.

Perempuan bernama asli Raden Terry Tantry Wulansari ini menempati urutan kelima dengan perolehan 24.192 suara sah. Ada tiga kader caleg Gerindra dari dapil Jabar XI yang lolos ke DPR, yakni Muhammad Husein Fadlulloh (181.435 suara sah), Subarna (106.600 suara sah), dan Ervin Luthfi (33.938 suara sah).

Gagal ke Senayan, Mulan bersama 13 orang lainnya kemudian menggugat DPP Partai Gerindra secara perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 26 Juni 2019. Gugatan diajukan saat proses sidang gugatan sengketa hasil Pemilu 2019 di Mahkamah Konstitusi juga sedang berlangsung.

Namun belakangan, lima orang menarik gugatan tersebut. Daftar akhir yang menggugat bersama Mulan yaitu Nuraina, Pontjo Prayogo SP, Adnani Taufiq, Adam Muhammad, Siti Jamaliah, Sugiono, Katherine A Oe, dan Irene.

Mereka menilai seharusnya mendapatkan kursi setelah tak satu pun kader Gerindra di daerah pemilihan masing-masing memenuhi kuota yang harus dikumpulkan. Mereka memprotes Gerindra karena dalam penggabungan suara mereka tak terpilih menjadi caleg yang maju ke DPR.

Suara yang mereka kumpulkan disebut justru diberikan kepada caleg lain. Mulan Jameela cs pun mengklaim lebih berhak maju sebagai anggota legislatif karena memiliki kontribusi lebih besar dalam kampanye pada pemilihan legislatif 2019 lalu.

Pada Senin, 26 Agustus lalu, PN Jaksel memenangkan gugatan Mulan Jameela cs. Hakim memerintahkan para tergugat, dalam hal ini DPP Gerindra dan Komisi Pemilihan Umum untuk menetapkan Mulan cs sebagai anggota DPR terpilih.

Kendati begitu, KPU menyatakan putusan itu tak bisa serta merta diikuti. Kepada wartawan seusai sidang putusan, kuasa hukum KPU Setya Indra Arifin menyatakan penetapan caleg terpilih tetap mengacu kepada Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, yakni berdasarkan perolehan suara tertinggi.

Setya mengatakan Gerindra tetap bisa memasukkan nama-nama tersebut sebagai anggota DPR melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW).

Namun Partai Gerindra kemudian menetapkan Mulan Jameela dan tiga orang lainnya, yakni Katherine A. Oe, Sugiono, dan Yan Permenas Mandenas sebagai anggota DPR terpilih. Lolosnya mereka menggeser calon-calon terpilih lainnya, secara berturut-turut yaitu Ervin Luthfi, Yusid Toyib, Sigit Ibnugroho, dan Steven Abraham.

Dalam surat KPU, tertulis bahwa nama-nama anyar itu menggantikan caleg terpilih sebelumnya yang diberhentikan oleh partai. Namun Ervin, Yusid, Sigit, dan Steven hingga saat ini mengaku tak tahu ihwal pemberhentian itu.

Keempatnya mengaku belum pernah dipanggil oleh partai dan belum menerima surat pemberhentian. Mereka pun mempersiapkan untuk menggugat partai ke pengadilan negeri dan menggugat KPU ke pengadilan tata usaha negara.

Lantas seperti apa akhir usaha Mulan melenggang ke Senayan? Jika tak ada perubahan atas keputusan itu, Mulan akan dilantik menjadi anggota DPR periode 2019-2024 pada 1 Oktober mendatang.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT