Mosaik 5 Roti dan 2 Ikan Ditemukan di Gereja Kuno di Israel
TEMPO.CO | 21/09/2019 12:35
Mosaik 2 ikan dan 5 roti yang menceritakan tentang mukjijat Yesus memberi makan 5 ribu orang ditemukan arkeolog di gereja kuno di Israel.
Mosaik 2 ikan dan 5 roti yang menceritakan tentang mukjijat Yesus memberi makan 5 ribu orang ditemukan arkeolog di gereja kuno di Israel.

TEMPO.CO, Jakarta - Mosaik warna-warni bergambar dua ikan dan 5 potongan roti yang menceritakan tentang mujizat Yesus memberi makan 5 ribu orang ditemukan arkeolog di sebuah gereja kuno, Burnt Church, di dekat Sungai Galilea di Israel.

Mosaik itu ditemukan tertutup abu bekas benda-benda yang terbakar saat gereja yang dibangun sekitar 1.500 tahun lalu di Hippos terbakar pada awal abad 7 Masehi.

Gereja itu berada di sebuah situs arkeologi di gunung yang berjarak satu mil di sebelah timur laut Galilea.

Gereja Burnt telah sepenuhnya digali oleh tim arkeolog dari Universitas Haifa. Lalu ditemukan ubin yang terbuka dengan menunjukkan mosaik dua ikan dan lima roti. Mosaik ini sesuai dengan kisah Perjanjian Baru tentang Yesus yang memberi makan 5 ribu orang.

Michael Eisenberg, yang memimpin penggalian mosaik, mengatakan kepada CNN: “Sejauh yang saya tahu, ini adalah pemandangan terbaik dari gereja Bizantium dari salah satu kota atau pemukiman atau desa di sekitar Laut Galilea.”

“Jelas bahwa orang-orang yang berdoa di sana, tentu saja mengenali posisi geografis dari apa yang mereka pikir akan menjadi tempat pemberian makanan 5 ribu orang yang sebenarnya," ujar Eisenber.

Menurut Eisenberg, penemuan mosaik 2 ikan dan 5 potong roti ini akan membuka debat akademis yang sangat sehat tentang di mana keajaiban terjadi.

"Saya menduga itu terjadi pada titik terjauh dari wilayah Hippos.”

Tradisi Kristen menyatakan bahwa mukjizat itu terjadi di tepi barat laut Danau Galilea, di lokasi Gereja yang diberi nama Church of Multiplication sekarang berdiri di Tabgha.

Wilayah Hippos yang luas berada di sisi timur Danau Galilea.

Eisenberg mengatakan bahwa dia percaya Yesus melakukan mujizat di timur, sebelum dia berjalan di atas air dan menyeberang ke pantai barat laut.

Sebelumnya, menurut catatan Eisenber, di Church Multiplication di Tabgha memiliki sebuah mosaik yang menunjukkan dua ikan tetapi hanya empat roti. Ini sedikit berbeda dari yang digambarkan dalam mosaik Gereja Burnt, yang sama persis dengan kisah yang diceritakan dalam Perjanjian Baru.

Meskipun mosaik di Gereja Burnt bukan dari kualitas terbaik, tapi mosaik itu dipelihara dengan baik, berkat api yang menghancurkan bangunan. Seluruh atap runtuh selama kebakaran, meninggalkan selimut abu 12 sampai 16 inci di atas mosaik yang berfungsi sebagai lapisan pelindung selama berabad-abad.

CNN MEIDYANA ADITAMA WINATA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT