Gelar Balap Formula E, Anies Harap Bisa Dongkrak Ekonomi
TEMPO.CO | 21/09/2019 10:26
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi pebalap Sean Gelael didalam mobil BMW i8 Roadster ketika mengikuti konvoi mobil listrik melintas di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat 20 September 2019. Anies mengatakan bahwa Formula E akan dimanfaatk
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi pebalap Sean Gelael didalam mobil BMW i8 Roadster ketika mengikuti konvoi mobil listrik melintas di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat 20 September 2019. Anies mengatakan bahwa Formula E akan dimanfaatkan untuk ajang kampanye Jakarta sebagai kota bebas emisi. TEMPO/Genta Shadra Ayubi

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap gelaran balap Formula E akan mendongrak perekonomian masyarakat secara lintas sektoral, terutama pada bidang pariwisata.

"Harapannya nanti kegiatannya bisa menggerakkan perekonomian di Jakarta. Apalagi sekarang kita tahu bahwa ini bukan sekadar kegiatan olahraga saja, tapi ini juga menjadi kegiatan wisata olahraga,” kata Anies di kawasan Monas, Jumat, 20 September 2019.

Menurut Anies, saat ini pariwisata berbasis olahraga merupakan salah satu pariwisata yang paling atraktif. Ia pun meyakini ajang balapan ini akan mendatangkan keuntungan buat DKI.

Balapan Formula E akan diselenggarakan pada 6 Juni 2020 di Monas. Ibu kota rencananya akan menjadi tuan rumah selama lima musim.

Chief Championship Officer Formula E Alberto Longo mengatakan nantinya harga tiket Formula E musim keenam yang dihelat di Jakarta akan dirancang agar mudah dijangkau dari segi harga oleh masyarakat Jakarta maupun daerah lain. “Kami akan menyediakan hiburan yang berkualitas khususnya untuk keluarga. Kami menyukai keluarga, kami menyukai anak- anak,” ujarnya.

Pelaksana yang ditunjuk untuk menyiapkan trek untuk mobil balap yang akan berkompetisi di Monas dalam maktu delapan bulan ke depan, yakni PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pemerintah DKI telah merencanakan anggaran sebesar Rp 1,6 triliun. Dalam APBD Perubahan 2019, DKI mengajukan anggaran Rp 360 miliar untuk commitment fee balap formula E. Pemerintah kembali mengajukan anggaran Rp 934 miliar dalam rancangan APBD 2020. Selain itu, Jakpro yang ditunjuk sebagai pelaksana oleh Pemprov DKI Jakarta turut mengajukan anggaran sebesar Rp 302,5 miliar.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT