DPR Tetapkan Pansus Pengkajian Pemindahan Ibu Kota Hari Ini
TEMPO.CO | 16/09/2019 08:22
Ilustrasi rapat di DPR. Dok.TEMPO/Fakhri Hermansyah
Ilustrasi rapat di DPR. Dok.TEMPO/Fakhri Hermansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat akan menetapkan anggota panitia khusus (pansus) untuk pemindahan ibu kota pada rapat paripurna hari ini, 16 September 2019. Ketua Komisi Pemerintahan DPR Zainuddin Amali mengatakan pansus ini bertugas mengkaji hasil kajian pemerintah terkait rencana pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

"Yang mau ditetapkan adalah pansus pengkajian, belum untuk membuat UU," kata Amali, Ahad malam, 15 September 2019.

Setelah hasil kajian ditetapkan dalam rapat, paripurna pansus akan menggelar rapat untuk menentukan pimpinan. Di antara pimpinan itu, akan ditunjuk ketua pansus. Kajian  yang sebelumnya telah dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), sudah diserahkaan ke DPR bersama dengan surat presiden soal pemindahan ibu kota.  

Jika rampung mengkaji, pansus akan melaporkan hasilnya kepada pimpinan DPR. Selanjutnya DPR akan merumuskan sikap tentang rencana pindah ibu kota, kemudian pemerintah akan menerima itu. ‘Kalau lihat jadwal pemerintah, pasti akan disusun RUU (Rancangan Undang-undang) tentang pemindahan ibu kota," kata politikus Golkar ini.

Pansus Pemindahan Ibu Kota beranggota 30 anggota DPR lintas fraksi dan komisi. Paling banyak berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sebanyak enam orang, diikuti dari Golkar sebanyak lima orang. "Sisanya proporsional tergantung jumlah kursi."

Amali salah satu anggota pansus. Beberapa anggota lainnya dari Fraksi Golkar adalah Dadang S. Muchtar (Komisi Pemerintahan), Adies Kadir (Komisi Hukum), Sarmuji (Komisi Keuangan), dan seorang anggota fraksi lainnya dari Komisi Infrastruktur. Amali belum merinci siapa saja anggota pansus dari partai lainnya.

Pansus memiliki waktu hingga 30 September untuk mengkaji. Namun jika tak rampung, masa kerja pansus akan diteruskan oleh DPR periode 2019-2024.

Presiden Joko Widodo telah mengirimkan surat terkait rencana pemindahan ibu kota ke DPR. Jokowi memutuskan memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Penajam Pasir Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT