BJ Habibie Pernah Menantang Para Jurnalis
TEMPO.CO | 12/09/2019 06:51
Sebelum berpulang pada 11 September 2019, Habibie ditangani 44 dokter yang tergabung dalam tim dokter kepresidenan. Mereka adalah para dokter spesialis dari berbagai bidang, dari ahli jantung hingga otak. TEMPO/M Taufan Rengganis
Sebelum berpulang pada 11 September 2019, Habibie ditangani 44 dokter yang tergabung dalam tim dokter kepresidenan. Mereka adalah para dokter spesialis dari berbagai bidang, dari ahli jantung hingga otak. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Mendiang Presiden Indonesia ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie ternyata pernah menyampaikan pesan khusus berupa tantangan kepada para jurnalis.

Tantangan tersebut diungkapkannya setelah bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka pada Jumat, 24 Mei 2019. BJ Habibie meninggal kemarin petang, Rabu, 11 September 2019,

BJ Habibie menyatakan dia menyadari jika dirinya kerap disebut sosok yang cerdas. Kemudian dia pun menantang para awak media agar bisa jauh lebih pintar darinya.

"Anda ini anak dan cucu intelektual (saya) semua. Nah, kalau anggap saya berhasil, anda juga harus lebih hebat daripada saya. Itu tolak ukurnya," kata BJ Habibie saat itu.

Dia menganggap generasi muda saat ini sebagai anak dan cucunya. Maka dia berharap mereka bisa lebih baik dari dirinya sendiri.

"Saya bilang terus terang saja. Menurut saya, anda lebih baik dari generasi waktu jaman Habibie. Saya bulan depan sudah 83 tahun. Sepuh, ya."

Presiden BJ Habibie meninggal sekitar pukul 18.05 WIB di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Dia dirawat di sana sejak 1 September 2019.

Putra keduanya, Thareq Kemal Habibie, mengatakan ayahnya meninggal karena penurunan fungsi tubuh dan gagal jantung.

AHMAD FAIZ


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT