KLHK Klaim Tidak Ada Lagi Kabut Asap Masuk ke Negara Tetangga
TEMPO.CO | 08/09/2019 11:41
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya melakukan penanaman pohon di Situ Pladen, Depok, Ahad, 10 Februari 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya melakukan penanaman pohon di Situ Pladen, Depok, Ahad, 10 Februari 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengklaim mulai hari ini sudah tidak ada lagi kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan di Indonesia yang masuk ke negara tetangga. “Telah dipastikan bahwa hingga saat ini tidak ada asap lintas batas (transboundary haze) dari Indonesia ke negara tetangga," kata Menteri Siti melalui pesan teks, Ahad, 6 September 2019.

Menteri beralasan jumlah titik panas terus menurun dibandingkan dua hari lalu. Catatan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) hari ini yang dikirimkannya menunjukkan titik api di Indonesia hari ini berjumlah 2.362 titik. Angka ini menurun drastis dibandingkan dua hari lalu yang mencapai 9.892 titik. "Gambaran hotspot hari ini sudah kira-kira sepertiga dari kondisi hotspot pada 4 dan 5 September.”

Kabut asap yang banyak berkurang itu lantaran upaya pemadaman api di lapangan, kata dia, dilakukan di semua titik kebakaran. Pihaknya juga menutup sejumlah lahan konsesi. "Di Kalimantan Barat dilakukan penindakan dan sudah 19 konsesi disegel."

Di Kalimantan Tengah, KLHK sedang mendalami penyebab kebakaran hutan dan lahan yang mencurigakan. "Sedang ditelusuri indikasi pembakaran secara sengaja dengan mempelajari jaringan kerja ‘kebakaran mencurigakan’ itu," kata Siti.

Siti menjelaskan pemadaman yang dilakukan di beberapa titik panas berlangsung atas kerjasama pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. Pemadaman terpadu ini, kata dia, bagian dari sistem pengendalian yang diusun pascakebakaran hutan dan lahan 2015. "Indonesia telah melakukan banyak langkah koreksi dan terbukti mampu mengatasi Karhutla pada 2016, 2017, dan 2018."

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT