Anies Instruksikan Gedung di DKI Buat Kamar Mandi Khusus Pesepeda
TEMPO.CO | 08/09/2019 05:56
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri acara sepeda santai dalam rangka peringatan ulang tahun Mahatma Gandhi ke-150 di Jalan Taman Suropati, Jakarta Pusat, Rabu, 31 Juli 2019. TEMPO/Lani Diana
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri acara sepeda santai dalam rangka peringatan ulang tahun Mahatma Gandhi ke-150 di Jalan Taman Suropati, Jakarta Pusat, Rabu, 31 Juli 2019. TEMPO/Lani Diana

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan telah menginstruksikan setiap pengelola gedung dan perkantoran di ibu kota untuk menyediakan kamar mandi bagi pesepeda. Ruangan itu mesti disediakan untuk tempat bersih-bersih karyawan yang menggunakan sepeda sebagai alat transportasinya menuju kantor.

"Hari ini yang punya kamar mandi adalah pejabat. Jadi yang naik sepeda adalah pejabat tinggi karena punya kamar mandi (sendiri)," kata Anies di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Sabtu, 7 September 2019.

Anies mengatakan pihaknya tengah mendorong sepeda sebagai alat transportasi warga ibu kota. Karena itu, ia ingin pesepeda mendapat fasilitas yang baik. "Kalau di swasta yang top executive yang punya (kamar mandi sendiri) karena itu yang posisi pangkatnya tinggi. Padahal sepeda harus untuk siapa saja. jadi itu yang mau kami dorong," ujarnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini ingin sepeda dijadikan alat transportasi ke mana pun, bahkan untuk beraktivitas setiap hari seperti berangkat kerja. Anies mengaku telah membiasakan menggunakan sepeda sebagai alat transportasi.

Belakangan, Anies sering mengkampanyekan menggunakan sepeda dalam aktivitasnya sehari-hari. Anies pernah mengunggah aktivitasnya bersepeda ke sejumlah tempat yang dikunjunginya seperti Velodrome, Kota Tua, Banjir Kanal Timur dan kawasan lainnya. "Bagi saya pribadi bukan barang baru," kata dia.

Anies mengatakan telah menggunakan sepeda sebagai alat transportasi sejak kuliah di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Bahkan, sepeda yang saat ini digunakannya adalah sepeda yang ditunggangi semasa kuliah.

Ia pun menganjurkan warga tidak berfokus pada penyediaan alat-alat khusus dalam bersepeda. Sebab, tidak sedikit pesepeda mensyaratkan mesti mempunyai alat khusus untuk bersepeda, seperti harus pakai sepatu, baju alat lain yang bersifat khusus. Padahal, menurut Anies, warga ibu kota hanya cukup mempunyai sepeda sebagai sarana mobilitasnya dan helmnya untuk keamanan.

Selain itu, Anies berjanji bakal memperbanyak tempat parkir sepeda di Jakarta. "Karena yang saat ini terjadi yang naik sepeda begitu sampai kantor tidak ada tempat parkir sepeda," kata dia.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT