Dilaporkan ke Polisi, Koordinator ICW: Kami Sudah Tahu Motifnya
TEMPO.CO | 29/08/2019 18:27
Perwakilan Koalisi Masyarakat Untuk Sektor Keamanan, Poengky Indarti (Imparsial - Kiri) dan Adnan Topan Husodo (ICW- Kanan) memperlihatkan data-data pembelian pesawat Sukhoi di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Selasa (20/3). TEMPO/Seto Wardha
Perwakilan Koalisi Masyarakat Untuk Sektor Keamanan, Poengky Indarti (Imparsial - Kiri) dan Adnan Topan Husodo (ICW- Kanan) memperlihatkan data-data pembelian pesawat Sukhoi di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Selasa (20/3). TEMPO/Seto Wardhana

TEMPO.CO, Jakarta - Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo mengatakan ada motif tersembunyi dibalik pelaporan ia dan sejumlah pegiat antikorupsi ke polisi.

Menurut dia, pelaporan ini dilakukan untuk memecah konsentrasi koalisi masyarakat sipil dalam mengawasi proses seleksi capim yang sebentar lagi selesai. "Sehingga konsentrasinya terpecah antara mengawasi dan pelaporan ini," kata Adnan, Kamis, 29 Agustus 2019.

Adnan mengatakan sudah mendapat informasi mengenai latar belakang Agung termasuk motif melaporkan mereka. Namun, saat ini Adnan tak terlalu ambil pusing dengan laporan itu.

Dia mengatakan akan tetap fokus untuk mengawasi seleksi capim. "Apalagi ini sudah detik terakhir," katanya.

Sebelumnya, Adnan, juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah, dan Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia Asfinawati dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh seseorang bernama Agung Zulianto. Dia melaporkan ketiga orang tersebut atas tuduhan menyebarkan hoaks mengenai seleksi capim KPK.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT