Prabowo Dukung Ide Kuota Pimpinan MPR Jadi 10 Orang
TEMPO.CO | 17/08/2019 14:49
(Dari kiri) Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo, Ketua DPP Partai Gerindra Rahayu Saraswati, dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menari Poco-poco seusai upacara HUT kemerdekaan ke-74 di kantor DPP Gerindra, Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan
(Dari kiri) Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo, Ketua DPP Partai Gerindra Rahayu Saraswati, dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menari Poco-poco seusai upacara HUT kemerdekaan ke-74 di kantor DPP Gerindra, Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan, Sabtu, 17 Agustus 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo mengatakan bahwa ketua umum partainya, Prabowo Subianto, mendukung gagasan penambahan kuota pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat menjadi sepuluh orang.

Menurut Edhy, pandangan ini juga diungkapkan Prabowo saat bertemu pelaksana tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suharso Monoarfa, Kamis, 15 Agustus lalu.

"Pak Prabowo secara prinsip sangat mendukung. Ini kan majelis permusyawaratan dan kayaknya MPR pernah diisi oleh seluruh fraksi," kata Edhy di kantor DPP Partai Gerindra, Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan, Sabtu, 17 Agustus 2019.

Menurut Edhy, normal saja jika kuota pimpinan MPR ditambah demi mewakili seluruh kepentingan. Dia beralasan Indonesia terlalu luas dibandingkan keterwakilan di Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah. Anggota DPR periode mendatang sebanyak 575 orang dan DPD sebanyak 136.

Ada sembilan partai politik di DPR periode 2019-2024. Usulan 10 pimpinan MPR ini artinya mengakomodasi seluruh partai yang ada ditambah satu pimpinan dari unsur DPD. "Jika ada keterwakilan masing-masing pihak, ya itu bagus. Itu pandangan Pak Prabowo tentang MPR," ujarnya.

Edhy mengatakan, gagasan ini memang perlu dibicarakan terlebih dulu dengan fraksi-fraksi lain yang ada di parlemen serta DPD. Jika sepakat, maka tinggal dibuat aturan mainnya saja.

Adapun menurut Undang-undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau UU MD3, pimpinan MPR sebanyak lima orang, terdiri atas empat orang dari unsur DPR dan satu orang perwakilan DPD.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT