HUT RI ke-74, TNI Utamakan Pembangunan SDM
TEMPO.CO | 17/08/2019 12:31
Prajurit Korps Marinir TNI AL bersama Marinir Amerika Serikat USMC menggunakan senapan saat berlatih penghancuran objek vital pada giat Latihan Bersama (Latma) Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) 2019 di Hutan Selogiri, Banyuwangi, Jawa Timu
Prajurit Korps Marinir TNI AL bersama Marinir Amerika Serikat USMC menggunakan senapan saat berlatih penghancuran objek vital pada giat Latihan Bersama (Latma) Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) 2019 di Hutan Selogiri, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin, 5 Agustus 2019. ANTARA/Budi Candra Setya

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen Joni Supriyanto berpesan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan TNI harus dijadikan sebagai prioritas utama. 

"Dengan tetap mengedepankan jati diri Prajurit TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional, dan Tentara Profesional," kata Koorsahli Panglima TNI, Mayor Jenderal Nono Suharsono ketika membacakan amanat Kasum TNI dalam Upacara HUT RI Ke-74 di Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu 17 Agustus 2019.

Di hadapan ribuan Prajurit dan PNS TNI, Nono menuturkan bahwa membangun tentara yang kuat merupakan suatu keniscayaan. Sebab kini tentara dihadapkan kepada perkembangan potensi ancaman yang semakin membahayakan persatuan, kesatuan, kedaulatan, dan keutuhan negara dan bangsa.

“Pembangunan organisasi dan Alutsista termasuk Sumber Daya Manusia TNI harus terus dilakukan, guna mewujudkan TNI yang adaptif, maju dan modern," katanya. 

Pembangunan organisasi dan Alutsista termasuk SDM TNI, kata Nono, sudah sejalan dengan tema dari peringatan ulang tahun RI ke-74. Yaitu Sumber Daya Manusia Unggul Indonesia Maju. Dalam rangka mendukung tugas pokok TNI, ia berharap seluruh Prajurit dan PNS TNI di manapun berada dan bertugas selalu mengikuti setiap perkembangan yang terjadi.

"Baik lingkungan strategis maupun pengaruh global lainnya, agar tidak tertinggal di dalam mengantisipasi setiap perkembangan ancaman yang terjadi," ujarnya.

Menurut Nono, TNI sebagai komponen utama pertahanan negara, harus senantiasa memegang teguh komitmen sesuai tugas dan kewajiban yang diamanatkan undang-undang terutama. menjaga kedaulatan Negara Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar RI Tahun 1945.



REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT