Soal Pergantian Direksi Bank BUMN, Core: Mereka Merem Aja Untung!
TEMPO.CO | 14/08/2019 07:17
Bank Mandiri ATM. TEMPO/Dinul Mubarok
Bank Mandiri ATM. TEMPO/Dinul Mubarok

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Riset dari Center for Reform on Economics (Core) Indonesia, Piter Abdullah Redjalam menilai ada atau tidak adanya pergantian direksi bank-bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN)  sama sekali tidak akan mempengaruhi kinerjanya. Sebab, keempat bank pelat merah itu sudah BUKU IV sehingga sudah diuntungkan dengan sistem yang saat ini ada.

Menurut Piter, siapapun direksi yang menjabat, keempat bank tetap bisa meraup untung. “Misal, Tiko (Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo) turun pun, Mandiri tetap bisa untung,” kata dia di Jakarta, Selasa 13 Agustus 2019.

Sedikitnya ada lima perusahaan pelat merah tersebut yang menyampaikan rencana RUPSLB untuk pergantian direksi melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia. Empat di antara BUMN tersebut adalah bank, yakni PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Tabungan Negara Tbk. (BBTN), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI). Sementara sisanya adalah PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebenarnya telah melarang pergantian pejabat di BUMN dan Kementerian hingga Oktober mendatang. Namun, kelima perusahaan pelat merah tetap menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dalam waktu dekat ini.

Menurut Piter, keempat bank diuntungkan dengan sejumlah sistem yang sudah disediakan pemerintah. Salah satunya seperti fasilitas deposit di Bank Indonesia (BI) yang disediakan bagi perbankan yang kelebihan likuiditas. Sehingga, bank-bank BUMN ini tidak terlalu ambisius mengejar target pertumbuhan layaknya bank swasta. “Saya yang jamin itu, mereka enggak lagi bergantung pada sosok, mereka merem aja untung, tinggal tempatkan saja uang di deposii facility,” katanya.

Karena itu, Piter menyarankan pemerintahan Jokowi melihat akar masalah dari pengelolaan BUMN di Indonesia. Sebab, bagi dia, pergantian direksi tidak akan berpengaruh banyak terhadap kinerja keempat perbankan. Tapi di sisi lain, ia berharap pemerintah memberi target yang lebih tegas bagi keempat bank ini. “Sekarang mereka enggak dituntut untuk itu, jadi main aman saja, ngapain inovasi, risikonya banyak,” kata Piter.

FAJAR PEBRIANTO


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT