Detik-detik Kebakaran Pasar Kambing yang Menewaskan Dua Orang
TEMPO.CO | 11/08/2019 06:08
Proses evakuasi korban jiwa akibat musibah kebakaran di Pasar Kambing, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 10 Agustus 2019. TEMPO/M Julnis Firmansyah
Proses evakuasi korban jiwa akibat musibah kebakaran di Pasar Kambing, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 10 Agustus 2019. TEMPO/M Julnis Firmansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Mursidah berhenti mengemas arang batok kelapa ke dalam plastik kresek ketika tiba-tiba mendengar teriakan warga, "Kebakaran... Kebakaran ... Kebakaran..". Saat itu, terjadi kebakaran Pasar Kambing, Tanah Abang, Sabtu malam, 10 Agustus 2019.

Saat itu, dia membungkus dagangan arang batok sembari mengikuti lantunan takbir dari masjid dekat rumahnya. "Tahu-tahu ada teriakan kebakaran," kata Mursidah saat ditemui Tempo di lokasi kejadian.

Perempuan 46 tahun itu pun bergegas mencari sumber api. Ia tinggalkan arang batok yang disiapkannya untuk dijual pada Hari Raya Idul Adha, Ahad, 11 Agustus 2019. Rencananya dagangan arang batok itu akan dia jual di Pasar Kambing.

Ia melihat warga berkerumun di depan warung Nur, 50 meter dari rumahnya. Saat itu, api sudah berkobar. Warga berusaha memadamkannya dengan peralatan sederhana.

Tak lama kemudian, mobil pemadam kebakaran berdatangan. Petugas pemadam bersama warga lantas bersama-sama memadamkan si jago merah.

Saat semua sibuk memadamkan api, rupanya ada warga yang terjebak dalam kobaran api. Dua orang menjadi korban dalam kebakaran tersebut.

Menurut informasi yang diterima dari warga, dua orang itu yang tewas itu adalah pedagang kelapa. Mereka sedang mengambil air dari kamar mandi yang berada di pojok rumah. Namun mereka tak bisa keluar karena api membesar.

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Kebakaran Jakarta Pusat, Syarifudin mengatakan, jasad kedua korban ditempukan petugas pemadam di dalam kamar mandi. Jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangun Kusuma pada pukul 22.30.

Sebanyak 24 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Api yang berkobar mulai pukul 19.00 ini baru benar-benar padam pukul 22.30.

Meski lokasi Pasar Kambing dekat dengan perumahan padat penduduk, api tak merembet ke banyak rumah. Meski begitu, ada empat rumah yang terkena imbasnya.

"Total ada empat rumah yang terbakar akibat peristiwa ini," kata Syarifudin, saat ditemui di lokasi. Satu orang mengalami luka bakar.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, polisi mendapatkan informasi bahwa kebakaran diduga berasal dari ledakan mesin parutan kelapa. Mesin itu meledak saat diisi bensin.

"Jadi mungkin bahan bakarnya terkena percikan api saat mesin lagi diisi (bensin)," ujar Kepala Polsek Metro Tanah Abang, Ajun Komisaris Besar Lukman Cahyono.

Untuk mendalami peristiwa kebakaran di Pasar Kambing, Tanah Abang ini, Lukman mengatakan, polisi akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Menurut dia, tak menutup kemungkinan kebakaran ini terjadi karena kelalaian manusia. “Kami akan periksa dulu (penyebab kebakaran),” ujarnya.

M JULNIS FIRMANSYAH


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT