Megawati ke Kader yang Mejeng di Pantai: Mau Jadi Apa Kalian
TEMPO.CO | 11/08/2019 06:32
Ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputri memberikan pidato penutupan Kongres V PDIP di Sanur, Denpasar, Bali, 10 Agustus 2019. Megawati Soekarnoputri mengakui dirinya sudah memiliki daftar orang-orang yang akan diusulkan menjadi menteri di kabinet Jokowi-M
Ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputri memberikan pidato penutupan Kongres V PDIP di Sanur, Denpasar, Bali, 10 Agustus 2019. Megawati Soekarnoputri mengakui dirinya sudah memiliki daftar orang-orang yang akan diusulkan menjadi menteri di kabinet Jokowi-Ma'ruf mendatang. TEMPO/Johannes P. Christo

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri kesal karena ada kader partai yang malah mejeng di pantai saat Kongres V PDIP di Grand Inna Bali Beach, Sanur, Bali pada Sabtu, 10 Agustus 2019.

"Kalian disuruh duduk enak-enak gini saja, masih ada yang enggak disiplin. Mulutku baru selesai (buka kongres) berapa jam, udah ada laporan melanggar peraturan disiplin partai karena pada mejeng di pantai. Ya Allah, anak buahku. Mau jadi apa kalian ini," ujar Mega dalam acara penutupan Kongres V PDIP di Grand Inna Bali Beach, Sanur, Bali pada Sabtu, 10 Agustus 2019.

Tiga pimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP dicopot dari jabatannya karena mejeng di pantai dan ngejoki di acara Kongres V PDIP pada Jumat, 9 Agustus 2019. "Iya ada tiga orang pimpinan DPC dibebastugaskan karena melanggar aturan, menyuruh orang lain hadir di kongres atas nama dirinya," ujar Ketua Pelaksana Kongres V PDIP, I Wayan Koster di Grand Inna Bali Beach, Jumat malam, 9 Agustus 2019.

Wayan mengatakan, sanksi tegas itu diberikan agar kader disiplin dan tertib dalam menjalankan tugas kepartaian. "Ini kan kongres sesuai arahan ketum , tidak boleh pergi tinggalkan acara sebelum kongres selesai," kata dia.

Kongres V PDIP yang dibuka oleh Megawati ini digelar selama tiga hari, 8-10 Agustus 2019. Acara padat digelar selama tiga hari ini. Mulai dari pembukaan pada Kamis, 8 Agustus 2019 hingga penutupan digelar pada Sabtu, 10 Agustus 2019. Acara ini menelurkan 23 rekomendasi. Dua di antaranya sepakat amandemen terbatas UUD 1945 dan revisi Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT