KPK Gelar Rekonstruksi Kasus Suap Anggota DPR di Halaman Masjid
TEMPO.CO | 22/07/2019 22:33
Tersangka anggota DPR RI fraksi PAN, Sukiman bergegas meninggalkan gedung KPK seusai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Selasa, 26 Februari 2019. Sukiman diperiksa sebagai saksi bagi tersangka Wakil Ketua DPR nonaktif Taufik Kurniawan atas kasus dugaan sua
Tersangka anggota DPR RI fraksi PAN, Sukiman bergegas meninggalkan gedung KPK seusai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Selasa, 26 Februari 2019. Sukiman diperiksa sebagai saksi bagi tersangka Wakil Ketua DPR nonaktif Taufik Kurniawan atas kasus dugaan suap terkait DAK Kabupaten Kebumen pada APBN-P 2016. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar rekonstruksi pemberian suap kepada Anggota DPR Fraksi Partai Amanat Nasional Sukiman. Rekonstruksi digelar di kawasan Rumah Dinas Anggota DPR, Kalibata, Jakarta, Senin, 22 Juli 2019.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan penyidik perlu melihat rentetan peristiwa suap terkait pengurusan Dana Alokasi Khusus untuk Kabupaten Pengunungan Arfak ini. "Misalnya interaksi dan pemberian terjadi di mana," kata dia di kantornya, Jakarta, Senin, 22 Juli 2019.

Febri mengatakan rekonstruksi dilakukan di beberapa tempat, seperti halaman rumah bagian depan dan belakang. Selain itu juga dilakukan di dalam rumah dan halaman belakang rumah Sukiman. "Semua interaksi yang terjadi antara pihak yang diduga sebagai pemberi dan penerima kami ulas tadi."

Febri mengatakan Sukiman ikut dalam rekonstruksi itu. Namun, dia menolak untuk memperagakan sehingga hanya melihat lalu mengkonfirmasi kejadian. Penolakan Sukiman, kata dia, tak menghambat proses rekonstruksi.

Dalam perkara ini, KPK menyangka Sukiman menerima suap Rp2,65 miliar dan USD 22 ribu dari pelaksana tugas Kepala Dinas PUPR Pegunungan Arfak Natan Pasomba. Suap diberikan untuk mengurus dana perimbangan untuk Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua pada APBN-Perubahan 2017 dan APBN 2018.

Sukiman yang diperiksa KPK hari ini memilih irit bicara. "Saya sudah jelaskan kepada penyidik," kata dia seusai pemeriksaan.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT