Menhub: Runway 3 Bandara Soekarno - Hatta Rampung Agustus
TEMPO.CO | 21/07/2019 16:01
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan)berbincang dengan pemudik saat meninjau pelayanan angkutan lebaran dan fasilitas di Terminal Pulo Gebang, Jakarta, Minggu, 2 Juni 2019. Budi Karya Sumadi juga melakukan tinjauan tiga lokasi yakni Terminal Bus P
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan)berbincang dengan pemudik saat meninjau pelayanan angkutan lebaran dan fasilitas di Terminal Pulo Gebang, Jakarta, Minggu, 2 Juni 2019. Budi Karya Sumadi juga melakukan tinjauan tiga lokasi yakni Terminal Bus Pulo Gebang dan Stasiun Kereta Api Senen serta Bandara Internasional Soekarno-Hatta guna mengetahui kesiapan sarana dan prasarana untuk upaya kelancaran kegiatan arus mudik dan balik 2019. ANTARA

TEMPO.CO, Tangerang - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan runway 3 Bandara Soekarno - Hatta bisa digunakan sepenuhya paling lambat pertengahan Agustus atau pada peringatan Hari Kemerdekaan. Meskipun, kata dia, saat ini landasan sudah bisa digunakan untuk pendaratan pesawat.

"Tapi saya pikir lebih baik kita sempurna. Mengkoordinasikan dengan AirNav dan sebagainya beberapa hal yang minor. Kalau fisik sebenarnya sudah siap. Bisa dibuktikan. Kalau emergency, pesawat landing sudah bisa. Semuanya sudah siap," kata Budi Karya saat mengecek pembangunan runway 3 Bandara Soekarno Hatta, Minggu, 21 Juli 2019.

Menurut dia, saat ini pembangunan sudah pada tahap penyempurnaan standar operasional. Saat pengecekan, Budi juga menyaksikan pesawat uji coba atau kalibrasi mendarat di landasan dengan panjang 2.500 meter itu.

"Tes runway ini. Tadi kapten Iwan (pilot pesawat uji coba) menyatakan clear, tidak ada masalah, jadi secara teknis ini sudah bisa dipertanggungjawabkan," ujar dia.

Adapun Budi mengatakan saat ini kemampuan dari Bandara Soekarno - Hatta dalam satu jam dapat menampung 81 penerbangan take off atau landing. Dia berharap ke depan jumlah itu bisa meningkat jadi 114.

Sedangkan pada September atau Oktober sudah jadi kemampuan bandara akan lebih baik. Karena dia ingin runway bisa terwujud hingga 3.000 meter.

Dengan begitu, menurut Budi, kapasitas Soekarno - Hatta naik 40 persen. "Kalau 40 persen itu bisa diilustrasikan kira-kira menjadi (kapasitas) 100 juta," kata Budi.

Oleh karena itu, kata dia, saat ini pemerintah tidak hanya berpikir tentang bandara, tapi juga infrastruktur pendukung, sarana umum harus siapkan. Sehingga, menurut Budi, masyarakat bisa menggunakan bandara secara baik, waktu tepat, pelayanan baik, dan dia berharapkan Jakarta juga menjadi destinasi wisata yang bisa menambah devisa bagi negara.

Baca berita tentang Bandara Soekarno - Hatta lainnya di Tempo.co


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT