Polisi Sebut Saksi Baru di Kasus Penembakan Kerusuhan 21-23 Mei
TEMPO.CO | 13/07/2019 02:00
Suasana kerusuhan 22 Mei di kawasan Petamburan, Jakarta Barat, Rabu, 22 Mei 2019. Kerusuhan di kawasan Pertamburan, Jakarta Pusat dimulai saat sekelompok orang mencoba memasuki kantor Bawaslu RI pada Selasa malam sekitar pukul 23.00.
TEMPO/Amston Probel
Suasana kerusuhan 22 Mei di kawasan Petamburan, Jakarta Barat, Rabu, 22 Mei 2019. Kerusuhan di kawasan Pertamburan, Jakarta Pusat dimulai saat sekelompok orang mencoba memasuki kantor Bawaslu RI pada Selasa malam sekitar pukul 23.00. TEMPO/Amston Probel

TEMPO.CO, Jakarta - Polri menyebut ada satu orang saksi baru dalam pengusutan kasus penembakan dalam kerusuhan 21-23 Mei 2019. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menuturkan, saksi tersebut sudah diperiksa oleh tim investigasi.

Saksi disebut berada di lokasi kejadian penembakan di Petamburan, Jakarta Barat. "Kemarin kan saksinya dua kemudian nambah satu lagi jadi tiga orang yang melihat kejadian tersebut," ujar Dedi saat dikonfirmasi, Jumat 12 Juli 2019.

Menurut Dedi, saksi baru juga menyebut ciri-ciri yang sama tentang tersangka pelaku penembakan. Polisi kini sedang membuat sketsa wajah pelaku dengan ciri-ciri yang disebutkan oleh ketiga saksi tersebut.

Dedi menambahkan, kamera CCTV tidak merekam pelaku penembakan. "CCTV hanya merekam saat korban jatuh dan perusuh berhamburan," katanya.

Kalaupun merekam, Dedi mengecilkan potensinya bisa membantu proses identifikasi pelaku penembakan. Alasannya, resolusi gambar rekaman yang dihasilkan. 

Kerusuhan 21-23 Mei lalu terjadi mengikuti demonstrasi menolak hasil pemilu di Gedung Bawaslu RI. Sebanyak sembilan orang tewas dari antara massa perusuh. Polisi meringkus sebanyak 447 orang dan menetapkan semuanya sebagai tersangka kerusuhan.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT