Pemerintah Kota Depok Ingin Rumah Cimanggis Jadi Situs Sejarah
TEMPO.CO | 19/01/2018 11:48
Pemerintah Kota Depok Ingin Rumah Cimanggis Jadi Situs Sejarah
Kondisi Rumah Cimanggis Depok, bangunan bersejarah yang dibangun pada masa VOC pada akhir abad ke-18, yang memprihatinkan, Ahad, 7 Januari 2018. Tempo/Juli Hantoro.

TEMPO.CO, Depok - Pemerintah Kota Depok berharap Rumah Cimanggis segera dimasukkan menjadi cagar budaya. Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna mengatakan masalah rumah Cimanggis menjadi salah satu topik dalam pembahasan rencana pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).

Kampus UIII akan dibangun di lahan Pemancar Radio Republik Indonesia di Cimanggis.
"Rapatnya itu membahas mengenai penyerahan lahan dari RRI ke Kementerian Agama, pembahasan mengenai pendanaan, serta terakhir membahas yang lagi ramai terkait Rumah Cimanggis," ujar Pradi saat ditemui Markas Kodim 0508 Depok, Jumat, 19 Januari 2018.

Terkait Rumah Cimanggis, Pradi berharap bangunan tersebut dimasukkan sebagai cagar budaya. Berdasarkan pengukuran oleh tim ahli dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat lokasi Rumah Cimanggis berjauhan dengan titik groundbreaking. "Gubernur Jawa Barat akan membuat tim khusus untuk memastikan keberadaan Rumah Cimanggis," katanya.

Baca: Komunitas Betawi Minta Jokowi-JK Selamatkan Rumah Cimanggis

Menurut Pradi, untuk kebijakan teknis program pembangunan UIII masuk dalam ranah pemerintahan Provinsi Jawa Barat. "Pelaksanaan nanti dibawahi langsung oleh Gubernur Jawa Barat," tuturnya.

Pradi menambahkan bahwa Pemkot Depok juga mengingatkan bahwa pembangunan UIII akan memberikan dampak sosial dan ekonomi kepada masyarakat karena lokasinya yang berada di tengah kota. Komitmen dari pemerintah pusat terkait sarana dan prasarana juga harapannua dilakukan intervensi. "Terutama jalan dan transportasi," ungkapnya.

Rencana pembangunan kampus UIII menggelisahkan pencinta sejarah. Mereka khawatir pembangunan kampus akan merubuhkan Rumah Cimanggis. Sejumlah sejarawan mengutuk rencana tersebut karena merasa Rumah Cimanggis seharusnya dijadikan heritage, bukan dirobohkan.

Dalam sejarahnya, Rumah Cimanggis adalah bangunan bekas peninggalan Gubernur Jenderal Vereenigde Oost-Indische Compaginie (VOC) Petrus Albertus van der Parra. Lokasinya di bagian tepi lahan proyek UIII yang kini sedang diupayakan mendapat sertifikat oleh BPN.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT