Arus Balik Lebaran, 1 Juta Kendaraan Telah Kembali ke Jakarta
TEMPO.CO | 12/06/2019 17:33
Kendaraan pemudik terjebak macet di Gerbang Tol Cikampek Utama, Jawa Barat, Minggu, 9 Juni 2019. Pada puncak arus balik lebaran 2019, sejumlah titik di Tol Jakarta-Cikampek mengalami kepadatan volume kendaraan pemudik yang ingin kembali ke Jakarta. ANTARA
Kendaraan pemudik terjebak macet di Gerbang Tol Cikampek Utama, Jawa Barat, Minggu, 9 Juni 2019. Pada puncak arus balik lebaran 2019, sejumlah titik di Tol Jakarta-Cikampek mengalami kepadatan volume kendaraan pemudik yang ingin kembali ke Jakarta. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Dalam kurun waktu H+1 sampai H+5 Lebaran atau 7 sampai 11 Juni 2019, sudah lebih dari 1 juta kendaraan menempuh arus balik, kembali ke Jakarta. Lebih rinci, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat total 1.106.896 kendaraan kembali ke Jakarta dari arah Timur, Barat, dan Selatan selama kurun waktu tersebut.

Baca: Arus Balik, Contraflow Diterapkan di Tol Cikampek Malam Ini

"Angka ini naik sebesar 59,53 persen dari lalu lintas harian rata-rata atau LHR normal sebesar 693.862 kendaraan," kata  Corporate Communication Department Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Irra Susiyanti dalam keterangan tertulis, Rabu, 12 Juni 2019.

Jumlah 1,1 juta kendaraan tersebut, kata Irra, berarti telah memenuhi 91 persen dari total lalu lintas mudik sebesar 1,21 juta kendaraan yang melintas pada H-1 sampai H-7 arus balik Lebaran. Sehingga, menurut Irra, masih terdapat sisa 9 persen atau sebanyak 109 ribu kendaraan yang belum melakukan perjalanan ke Jakarta.

Sementara itu, untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 60 persen dari arah Timur, 24 persen dari arah Barat dan 16 persen dari arah Selatan.

Irra mengatakan, arus dari arah Timur merupakan kontributor lalu lintas arus balik di dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pemudik dari arah Jalan Tol Cikopo-Palimanan dan GT Kalihurip Utama untuk pemudik dari arah Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi. Pada GT Cikampek Utama, dengan jumlah 423.578 kendaraan, naik sebesar 217,23 persen dari LHR normal 133.525 kendaraan. Sedangkan GT Kalihurip Utama, dengan jumlah 242.097 kendaraan, naik sebesar 39,69 persen dari LHR normal 173.313 kendaraan

Total, lalu lintas arus balik dari arah Timur adalah sebanyak 665.675 kendaraan, naik sebesar 116,95 persen dari LHR normal 306.838 kendaraan. Jumlah ini telah memenuhi realisasi 96 persen dari jumlah total kendaraan mudik yang menuju arah Timur sebesar 691.569 kendaraan selama periode H-7 sampai H-1 arus mudik Lebaran 2019. "Sehingga terdapat sekitar 25.894 kendaraan yang masih belum melakukan perjalanan pulang dari arah Timur," ujar Irra.

Baca juga: Arus Balik, Menhub Minta Pemudik Tak Berhenti di Bahu Jalan Tol

Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang menuju Jakarta dari arah Barat via GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang pada periode yang sama adalah sebesar 264.281 kendaraan. Jumlah ini baru memenuhi realisasi 86 persen dari jumlah total kendaraan mudik yang menuju arah Barat sebesar 308.311 kendaraan selama periode H-7 sampai H-1 arus balik Lebaran 2019.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang menuju Jakarta dari arah Selatan/Lokal via GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi pada periode yang sama adalah sebesar 176.940 kendaraan. Jumlah arus balik ini baru memenuhi realisasi 82 persen dari jumlah total kendaraan mudik yang menuju arah Selatan sebesar 216.979 kendaraan selama periode H-7 sampai H-1 arus balik Lebaran 2019.

HENDARTYO HANGGI


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT