Gempa Bumi Magnitudo 4,1 di Bali, Akibat Aktivitas Sesar Aktif
TEMPO.CO | 08/06/2019 10:11
Ilustrasi gempa. abcnews.com
Ilustrasi gempa. abcnews.com

TEMPO.CO, Denpasar - Gempa berkekuatan magnitudo 4,1 terjadi di Karangasem, Bali, pagi ini, Sabtu, 8 Juni 2019. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali Made Rentin mengatakan gempa terjadi pukul 06.51 Wita.

Baca: Selama Bulan Puasa Indonesia Nihil Gempa Merusak

"Kami sudah konfirmasi juga ke petugas BPBD kabupaten dan kota di Bali terkait terjadinya gempa bumi tadi pagi. Dari laporan petugas di lapangan tidak ada korban jiwa dan kerugian material," kata Made Rentin saat dikonfirmasi di Denpasar, Sabtu, 8 Juni 2019.

Ia berharap masyarakat selalu waspada dan tenang, karena bencana alam tidak bisa diprediksi. Apabila bencana terjadi, ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan selalu mengikuti arahan dari petugas kegawatdaruratan.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah III Denpasar, M Taufik Gunawan menyebutkan episenter gempa berada di koordinat 8,43 LS dan 115,77 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 29 km Tenggara Wilayah Karangasem, Bali pada kedalaman 26 Km.

Ia mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, bencana yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.

Dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Lombok Barat II SIG-BMKG (III MMI) dan Kota Amlapura, Klungkung, Mataram I SIG-BMKG (II MMI). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Baca: Kisah Desa Pangalengan, Bangkit Setelah Gempa Bermagnitudo 7,3

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya," katanya.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT