Jokowi Batal Salat Ied di Masjid Kampung, Ini Alasan Istana
TEMPO.CO | 05/06/2019 12:10
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bersama Aliansi BEM DKI di Gedung Bina Graha, Jakarta, 20 Mei 2019. Tempo/Friski Riana
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bersama Aliansi BEM DKI di Gedung Bina Graha, Jakarta, 20 Mei 2019. Tempo/Friski Riana

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akhirnya menunaikan salat Idul Fitri 1440 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta. Ia batal menunaikan salat dua rakaat itu di salah satu masjid kampung di Jakarta, seperti rencana semula.

Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko membantah jika batalnya rencana Jokowi salat di masjid kampung terkait faktor keamanan RI-1. Beberapa hari lalu, memang sempat terjadi aksi bom bunuh diri di pos pantau arus mudik Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah. "Oh enggak. Salat di Istiqlal karena open house di sini (di Istana)," tutur Moeldoko,  di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 5 Juni 2019.

BACA: Presiden Jokowi berencana salat Ied di masjid kampung di Jakarta

Mantan Panglima TNI ini menjelaskan, Jokowi memilih salat di Masjid Istiqlal karena mempertimbangkan efisiensi waktu. Pasalnya Jokowi bakal menggelar open house di Istana Negara. "Untuk itu, beliau salat di Istiqlal agar dekat dengan Istana," kata Moeldoko.

BACA: Jokowi Salat Ied di Masjid Istiqlal, Ini Kehebohan Warga di sana

Sebelumnya, Moeldoko sempat mengatakan jika Jokowi berencana salat di salah satu masjid kampung di Jakarta. Hal ini disampaikan pula oleh Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. "Mungkin di masjid kecil, masjid kampung. Tapi belum diputuskan oleh presiden," kata dia, kemarin.

AHMAD FAIZ


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT