Wagub Jabar Minta Pemda Kuningan dan Majalengka Kembangkan Pariwisata
TEMPO.CO | 14/05/2019 18:44
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum melakukan Safari Ramadan di Masjid Agung Syiarul Islam, Kabupaten Kuningan, Selasa, 14 Mei 2019.
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum melakukan Safari Ramadan di Masjid Agung Syiarul Islam, Kabupaten Kuningan, Selasa, 14 Mei 2019.

INFO JABAR— Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, menilai Kabupaten Kuningan punya potensi besar di sektor pariwisata. Maka itu, ia meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan untuk mengembangkan destinasi wisatanya. 

"Kuningan terkenal dengan wisatanya, bahkan ada beberapa tempat wisatanya hanya untuk selfie (swafoto). Jadi, kami mendorong agar Kuningan bisa terus mengembangkan daerah wisatanya itu," ucapnya dalam Safari Ramadan di Masjid Agung Syiarul Islam, Kabupaten Kuningan, Selasa, 14 Mei 2019. 

Salah satu keunggulan sektor pariwisata Kabupaten Kuningan, kata Uu Ruzhanul, adalah keindahan alam. Banyak destinasi wisata menawarkan pemandangan indah yang cocok untuk berswafoto, seperti Curug Putri Palutungan dan Talaga Remis. 

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar via Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jabar memberikan santunan kepada 50 anak yatim piatu/fakir miskin sebesar Rp 12,5 juta, 10 santri pondok pasantren salafiyah sebesar Rp 5 juta, dan DKM Masjid Agung Syiarul Islam Kuningan sebesar Rp 2,5juta. 

Sementara dalam Safari Ramadan di Masjid Agung Al Imam Majalengka, Uu mengatakan, Kabupaten Majalengka mempunyai potensi besar dan keunggulan karena menjadi bagian dari Segitiga Emas Rebana.

Menurut Uu, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati merupakan salah satu infrastruktur strategis yang dimiliki Kabupaten Majalengka. Maka itu, ia mengajak Pemerintah Daerah setempat berkolaborasi untuk mempercepat pembangunan, sehingga potensi yang ada di Majalengka mencuat.

"Kami juga mendorong agar kepala daerah bisa membuat inovasi melalui teknologi digital atau yang lain dalam kegiatan pemerintahannya, apabila tidak dilakukan kita akan tergilas oleh waktu dan akan ketinggalan zaman," katanya.

Uu Ruzhanul pun mengatakan, Safari Ramadan adalah salah satu sarana untuk mempererat silahturahmi dan membangun komunikasi antara Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar dan Pemerintah Daerah Majalengka. "Silaturahim ini penting, karena dengan silaturahim bisa terbangun komunikasi dan hubungan emosional," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Pemdaprov Jabar via Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jabar memberikan santunan kepada anak yatim piatu sebesar Rp 12,5juta, 10 santri pondok pasantren salafiyah sebesar Rp 5juta, dan DKM Masjid Agung Al Iman Kab. Majalengka sebesar Rp 2,5juta. 

Uu Ruzhanul Ulum juga meninjau Islamic Center Majalengka yang ditawarkan oleh Pemerintah Daerah Majalengka menjadi asrama haji embarkasi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. 

Dia  menilai bahwa keamanan di sekitar Islamic Center Majalengka terbilang baik. Meski demikian, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar akan lebih dulu menggelar rapat untuk membahas asrama haji untuk embarkasi BIJB Kertajati. 

Sedangkan, Bupati Majalengka Karna Sobahi mengatakan, jarak dari Islamic Center Majalengka menuju BIJB Kertajati tidak terlalu jauh. "Paling 20 menit," ucapnya. Selain itu, kata Karna Sobahi, pihaknya telah menyediakan tanah seluas 9,5 hektare agar asrama haji embarkasi BIJB Kertajati dibangun di Majalengka.(*)


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT