Kebakaran Lagi di Kampung Bandan, Satu Petugas Sesak Nafas
TEMPO.CO | 11/05/2019 20:00
Petugas berusaha memadamkan api saat terjadi kebakaran di kawasan Tanah Merah, Kampung Bandan, Jakarta Utara, Sabtu (14/1). ANTARA/Yudhi Mahatma
Petugas berusaha memadamkan api saat terjadi kebakaran di kawasan Tanah Merah, Kampung Bandan, Jakarta Utara, Sabtu (14/1). ANTARA/Yudhi Mahatma

TEMPO.CO, Jakarta - Kebakaran kembali terjadi di kawasan padat penduduk di Kampung Bandan, tepatnya di RT 11/RW 05, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu siang hingga petang, 11 Mei 2019. Api dikabarkan masih berkobar sejak siang hingga berita ini dibuat dan menyebabkan satu petugas pemadam dilarikan ke rumah sakit karena sesak nafas.

Baca juga:
Kebakaran di Kampung Bandan 2018, Dua Orang Luka Bakar

Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Satriadi Gunawan, mengatakan menerima laporan kebakaran pada pukul 14.31 WIB. Sejak itu, total sebanyak 21 unit mobil pemadam telah dikerahkan ke lokasi.

"Mereka di antaranya 10 unit dari Jakarta Utara, lima unit dari Jakarta Pusat dan tiga unit dari Jakarta Barat," kata Satriadi, Sabtu 11 Mei 2019.

Kebakaran diduga berasal dari satu rumah di pemukiman padat penduduk di belakang pusat perbelanjaan WTC Mangga Dua itu. Kondisi bangunan semi permanen membuat api sulit dijinakkan.

Baca juga:
Kebakaran Besar 2016 di Kampung Bandan

Kebakaran hari ini telah menyebabkan petugas pemadam atas nama Fahrul Rozi, dilarikan ke rumah sakit. Informasi yang disampaikan Command Center Damkar, Rozi mengalami sesak nafas karena asap.

Selain personel damkar, petugas dari PLN, PMI, AGD Dinkes, Satpol PP, Dishub, polsek dan koramil juga sudah berada di lokasi untuk membantu proses pemadaman api kebakaran. Berdasarkan catatan Tempo, kebakaran besar di permukiman padat di Kampung Bandan telah berulang kali terjadi empat tahun ke belakang.

ANTARA

KOREKSI:
Artikel ini telah diubah pada Sabtu 11 Mei 2019, Pukul 20.24 WIB. Ralat dilakukan untuk informasi petugas pemadam mengalami sesak nafas dan masih dalam perawatan. 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT